alexametrics

Tiga Pasien Positif Corona di Kota Malang Berhasil Sembuh

Yuswantoro

MALANG - Kabar baik datang dari Kota Malang. Di tengah situasi darurat bencana non alam Covid-19, tiga pasien yang dinyatakan positif terinfeksi virus Corona, berhasil sembuh.

(Baca juga: Perjuangan dan Optimisme Christina Melawan Corona yang Menginfeksinya)

Kepastian sembuhnya tiga pasien dari infeksi virus Corona ini, diungkapkan Kabag Humas Pemkot Malang, Widianto. "Ya, total sudah ada tiga pasien positif Corona, yang dinyatakan sembuh," ungkapnya, Sabtu (28/3/2020).



Tiga pasien yang dinyatakan telah negatif dari Covid-19 tersebut, menurut Widianto sebelumnya menjalani perawatan intensif di ruang isolasi Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Malang.

"Sekarang ketiganya sudah diperbolehkan pulang, dan menjalani pemulihan di rumah masing-masing, atau isolasi mandiri. Selain itu, juga tetap dengan pemantauan ketat dari Satgas Covid-19," tuturnya.

Sampai saat ini, di Kota Malang, tercatat ada sebanyak 156 Orang Dalam Pantauan (ODP). Sebanyak 18 orang di antaranya, sudah dinyatakan lewat masa pantaunya. Sementara yang masih dalam pantauan ada 66 warga, dan 48 tenaga kesehatan.

Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP), hingga saat ini jumlah totalnya ada sebanyak 13 orang. Dua di antaranya meninggal dunia, lima orang telah dinyatakan sehat, dan enam orang masih dalam perawatan intensif.

Enam orang berstatus PDP yang masih menjalani perawatan di antaranya dua orang di Rumah Sakit Lavalette, dua orang di Rumah Sakit Panti Waluyo (RKZ), satu orang di RSUD Kota Malang, dan satu orang di Rumah Sakit Prima Husada.

"Kita bersyukur pasien yang dinyatakan positif berhasil sembuh. Mari kita berjaga bersama, untuk kita semuanya. Dan kepada warga Kota Malang, kembali kami titipkan pesan untuk mematuhi himbauan akan social distancing (jaga jarak berinteraksi), activity at home (beraktifitas di rmah) dan juga physical distancing (batasi kontak orang per orang) serta menjaga pola hidup sehat," tegasnya.

Kapolres Malang Kota, Kombes Pol. Leonardus Simarmata menyebutkan, hingga saat ini situasi di Kota Malang, masih kondusif dan dilakukan upaya social distancing. "Kita lakukan pembatasan aktivitas masyarakat di jalur utama dan pusat Kota Malang. Ini dilakukan untuk menekan penyebaran wabah Corona," ungkapnya.



(eyt)