alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ramadhan, Kapolres Ini Beri Kebahagiaan untuk Shinta

Yuswantoro
Ramadhan, Kapolres Ini Beri Kebahagiaan untuk Shinta
Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban mengajak Marifatul Ida Lestari (13) untuk jalan-jalan menggunakan kursi roda. Foto/Ist.

MALANG - Shinta (13) tersenyum bahagia, tangannya bertepuk-tepuk, saat menyaksikan sebuah kursi roda berwana hitam dikeluarkan dari bungkusan kardus di teras rumahnya.

Remaja putri yang memiliki nama lengkap Marifatul Ida Lestari tersebut, merupakan anak ke-4 dari pasangan Nento, dan Khusnul, warga Dusun Krajan, Desa Yosowilangun Lor, Kecamatan Yosowilangun, Kabupaten Lumajang.

Dia tak bisa menyembunyikan rasa baahagianya, karena mendapatkan hadiah kursi roda dari Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban. Shinta memang sangat membutuhkan kursi roda itu, karena sejak lahir sudah menjadi penyandang disabilitas.



"Sejak lahir tidak bisa bicara dan tidak bisa berjalan hingga saat ini. Mulai umur tiga bulan mulai terlihat jika kondisi pertumbuhan tubuhnya lambat," tutur Khusnul lirih.

Saat diperiksakan ke dokter, ternyata tulang ekor Shinta lemah, sehingga syarafnya mengalami gangguan. Pemeriksaan medis itu hanya bisa dilakukan hingga tahun 2007, kemudian dihentikan sampai sekarang, karena keluarga tersebut tidak memiliki biaya.

Ramadhan, Kapolres Ini Beri Kebahagiaan untuk Shinta

Bagi Arsal, upaya membantu meringankan penderitaan yang dialami Shinta sejak lahir, dengan memberikan kursi roda tersebut, dilakukan untuk berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah ini.

Perkenalan Arsal dengan Shinta, terjadi berkat informasi dari Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas) Polres Lumajang, AKP I Gede Atma Giri. "Saya mendapatkan informasi dari Kasatlantas, kalau ada anak yang sangat membutuhkan kursi roda, saya langsung menyetujuinya untuk membantunya," ujar Arsal.

Menurut Arsal, berbagi di bulan suci Ramadhan ini, sebagai salah satu bentuk rasa syukur terhadap berkah yang telah diterima dari sang pencipta. "Kita yang terlahir sempurna, harus banyak bersyukur dan tetap menunduk karena masih ada org di bawah kita yang memerlukan pertolongan kita," ungkapnya.

Kasatlantas Polres Lumajang, AKP I Gede Atma Giri mengaku terenyuh dengan kondisi yang dialami Shinta. "Saya langsung menginformasikannya ke Kapolres. Ternyata Kapolres langsung memberikan respon dan setuju memberikan bantuan kursi roda," ujarnya.

Saat puteri kesayangannya menerima kursi roda, raut wajah Nento begitu sumringah penuh kebahagiaan. "Terimakasih Pak Kapolres. Saya sangat terbantu dengan adanya kursi roda ini," uncapnya.

"Shinta suka bermain ke Posyandu, kadang saya gendong atau saya dorong pakai gerobak ke sana, dengan adanya kursi roda ini, saya lebih terbantu. Tidak susah kalau saya harus antar kemana maunya dia," ucap Nento penuh kebahagiaan.






View this post on Instagram

DI BULAN RAMADHAN KAPOLRES LUMAJANG BERI KURSI RODA KE SHINTA, PENYANDANG CACAT SEJAK LAHIR POLRES LUMAJANG. (17/05/2019) Jumat 17 Mei sekitar pukul 09.30 Kapolres Lumajang memberikan bantuan kepada warga Dusun Krajan Desa Yosowilangun Lor Kec Yosowilangun yg menderita disabilitas/cacat sejak lahir atas nama Marifatul ida lestari yang panggil shinta (13th). Anak ke 4 dari pasangan bapak Nento dan Ibu Khusnul tersebut sejak lahir tidak bisa bicara dan tidak bisa berjalan hingga saat ini. Mulai umur 3 bulan mulai terlihat jika kondisi pertumbuhan tubuhnya lambat, diperiksakan ke dr Retno ternyata Tulang Ekor lemah,syaraf mengalami gangguan, hal ini berlangsung hingga tahun 2007, setelah itu perobatannyapun dihentikan karena terkendala dengan biaya. Kapolres Lumajang AKBP DR Muhammad Arsal Sahban SH SIK MM MH mengungkapkan “ini adalah berkah ramadhan. berbagi kepada sesama pahalanya jauh lebih besar di banding bulan-bulan lain. saat saya mendapatkan informasi dari kasat lantas kalau ada anak yang sangat membutuhkan kursi roda, saya langsung menyetujuinya” ucap Arsal “saya hanya memberikan sedikit rejeki saya untuk orang yang membutuhkan. Adik Shinta terlahir dengan kekurangan dan selayaknya kita mengulurkan tangan untuk membantunya. Hati saya merasa tersentuh karena kita masih diberi kesehatan sampai saat ini. Kita yg terlahir sempurna harus banyak bersyukur dan tetap menunduk karena masih ada org dibawah kita yang memerlukan pertolongan kita. semoga dengan bantuan ini keluarga shinta bisa sedikit terbantu” Ungkap Arsal. Kasat lantas Polres Lumajang AKP I Gede Atma Giri  yang dikonfirmasi menyatakan “saya terenyuh dengan kondisi adik shinta, makanya saya langsung informasikan ke Kapolres. Ternyata Kapolre sangat merespon untuk membantu” ucap Giri Bapak Nento yang merupakan orang tua dari shinta sangat senang dengan bantuan dari kapolres “trimakasih pak Kapolres. saya sangat terbantu dengan adanya kursi roda ini. shinta suka main di posyandu, kadang saya gendong. ‌#polisikeren #polisiindonesia #poldajatim #polreslumajang  #humaspolri #divisihumaspolri #bidhumaspoldajatim #tribratanewslumajang #lh87 #kapolreslumajang #arsalsahban #multimediapolri #polripromoter

A post shared by Humas Polres Lumajang (@polreslumajang) on