alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pakai Sabu Saat Puasa, Residivis Ini Nikmati Lebaran di Penjara

Yuswantoro
Pakai Sabu Saat Puasa, Residivis Ini Nikmati Lebaran di Penjara
Tersangka beserta barang bukti sabu yang berhasil ditangkap Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang. Foto/Ist.

LUMAJANG - Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang, menangkap seorang pria berinisial Nwr (37) warga Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang.

(Baca juga: Warga Pasirian Harus Puasa di Tahanan, Akibat Jual Togel)

Pria tersebut ditangkap petugas di tepi Jalan Piere Tendean, Kelurahan Tompokersan. Saat ditangkap, ditemukan pula dua kantong plastik kecil yang berisi serbuk kristal warna putih, diduga narkotika jenis sabu dengan berat total 0,38 gram.



Sabu itu, disimpan oleh pelaku di dalam bungkus rokok warna hitam dengan menggunakan tisu warna putih. Selain itu petugas juga menemukan satu buah potongan plastik transparan ukuran kecil, diduga bekas bungkus sabu yang habis dikonsumsi.

Tersangkapun digelandang petugas ke Mapolres Lumajang, untuk dimintai keterangan lebih lanjut. "Narkotika jenis sabu, juga menjadi target kami dalam Operasi Pekat Semeru 2019," tegas Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Dia memang menargetkan untuk membongkar kartel narkoba di wilayah hukum Polres Lumajang. "Atensi saya di Operasi Pekat Semeru 2019, selain peredaran miras juga untuk membongkar kartel narkoba hingga akar-akarnya," tegasnya.

Dengan rentetan penangkapan, baik pengedar maupun pengguna narkotika dalam operasi kali ini, dia berharap bisa membuat jera para pemakai maupun pengguna. Selain itu, misinya memberantas narkoba adalah menyelamatkan generasi penerus bangsa dari narkoba.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Lumajang, AKP Priyo Purwandito yang memimpin penangkapan tersebut menuturkan, penangkapan kali ini berjalan lancar tanpa ada perlawanan dari pelaku.

"Tersangka kami tangkap di Jalan Piere Tendean, tanpa ada perlawanan karena memang barang bukti melekat pada tubuh pelaku. Meskipun ia bersikap kooperatif dengan kami, namun tersangka tetap kami bawa ke Mapolres Lumajang, untuk dimintai keterangan lebih lanjut," ujar Priyo.

Tersangka merupakan residivis kasus yang sama, yaitu penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan pernah menjalani ditangkap dua kali yaitu tahun 2010, dan tahun 2011, dengan masa kurungan selama 5 bulan di tahun 2010, serta 4 tahun di tahun 2011.

Kali ini, pelaku diancam kurungan penjara paling lama 12 tahun, serta denda paling banyak Rp8 miliar, karena diketahui melanggar pasal 112 ayat 1 UU No. 35/2009 tentang narkotika.



(eyt)

loading...