alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Tambah Lima Pabrik, Sariguna Primatirta Investasi Rp300 Miliar

Lukman Hakim
Tambah Lima Pabrik, Sariguna Primatirta Investasi Rp300 Miliar
Direktur Utama PT Sariguna Primatirta Tbk, Belinda Natalia (tengah) saat memaparkan kinerja CLEO selama triwulan I 2019. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim

SURABAYA - Perusahaan air minum dalam kemasan (AMDK), PT Sariguna Primatirta Tbk tahun ini berencana menambah lima pabrik baru.

Kelima pabrik tersebut berlokasi di Sukabumi, Bali, Singosari, Kediri dan Prigen. Total investasi yang digelontokan untuk lima pabrik tersebut mecapai Rp300 miliar.

Direktur Operasional PT Sariguna Primatirta Tbk Nio Eko Susilo mengatakan, dengan penambahan lima pabrik tersebut, maka total jumlah pabrik produsen air minum merek Cleo ini sebanyak 27 unit. Kelima pabrik tersebut ditargetkan akhir tahun ini sudah bisa beroperasi.



“Nilai investasi yang kami kucurkan memang cukup besar. Ini karena mesin yang kami beli merupakan mesin canggih. Permintaan pasar Cleo saat ini cukup tinggi. Sehingga kami harus cepat memenuhi permintaan pasar tersebut,” kata dia dalam Public Expose PT Sariguna Primatirta Tbk, Rabu (22/5/2019).

Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan Sariguna Primatirta, selama 2018, emiten berkode saham CLEO itu mencatat penjualan sebesar Rp831,10 miliar. Kemudian laba bersih sebesar Rp63,62 miliar. Penjualan bersih tersebut tumbuh 35,21% dibanding 2017 yang sebesar Rp614,677 miliar. Segmen botol berkontribusi 37,02% terhadap total penjualan. Diikuti galon 34,80%, gelas 27,85%, dan lain-lain sebesar 0,32%. Penjualan di segmen botol selama 2018 mencapai Rp307,67 miliar. Di segmen galon, sebesar Rp289,26 miliar dan gelas Rp231,48 miliar.

Sedangkan lain-lain menjadi Rp2,69 miliar. Sedangkan selama triwulan I 2019, CLEO berhasil membukukan penjualan sebesar Rp223,5 miliar, tumbuh 37% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp162,5 miliar. Laba bersih tercatat Rp25,2 miliar, tumbuh 101% dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp12,5 miliar. “Tahun ini kami menargetkan penjualan sebesar Rp1,2 triliun dan untuk laba kami harapkan bisa tumbuh sama seperti capaian di triwulan I,” kata Nio.

Direktur Penjualan dan Distribusi PT Sariguna Primatirta Tbk Toto Sucartono optimistis target penjualan tahun ini akan tercapai. Hal ini karena selama triwulan I penjualan cukup positif. Padahal, pada triwulan I merupakan masa sulit bagi produsen AMDK. Sebab, saat itu adalah musim penghujan. “Pada musim penghujan saja penjualan bagus, apalagi pada musim kemarau,” pungkas dia.



(nth)

loading...
Berita Terkait