alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Tim Cobra Tangkap Seorang Pemuda, Diduga Pelaku Begal

Yuswantoro
Tim Cobra Tangkap Seorang Pemuda, Diduga Pelaku Begal
Patroli skala besar digelar Polres Lumajang, dan berhasil menangkap satu pemuda terduga pelaku begal. Foto/Ist.

LUMAJANG - Pasca kejadian upaya pembegalan pada Rabu (22/5/2019) malam, Tim Cobra Polres Lumajang langsung menggelar patroli di rayon utara wilayah Kabupaten Lumajang.

Hampir seratus pasukan Tim Cobra diturunkan dalam patroli besar-besaran, yang dipimpin langsung oleh Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban.

Saat patroli berlangsung, ada tiga pemuda yang melaju mengendarai dua sepeda motor. "Terlihat sebilah clurit di balik baju terselip di pinggang mereka," ujar Arsal.



Tim Cobra langsung melakukan tindakan, dengan memepet kedua pengendara tersebut di Jalan Raya Wonorejo Selatan Pos Lalulintas, sebelum Jembatan Bondoyudo Kecamatan Sukodono.
 
Satu kendaraan dengan plat nomor bertuliskan R 1 NDU (nomor bodong) dan satu pemuda berhasil ditangkap oleh Tim Cobra Polres Lumajang.

Saat dipepet Tim Cobra, satu orang melompat dari kendaraannya dan lari ke arah jurang Sungai Bondoyudo. Sedangkan satu pemuda lainnya, langsung tancap gas melarikan diri dari sergapan Tim Cobra.
 
"Mereka membawa clurit, dan saat berpapasan dengan patroli Tim Cobra, mereka langsung putar balik hendak melarikan diri. Bahkan ada yang melompat dari kendaraannya ke arah jurang untuk melarikan diri. Kalau bukan rencana membegal, kenapa mereka lari ? Mudah-mudahan satu orang yang kami tangkap ini bisa menunjukkan pelaku lainnya," terang Arsal.
 
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lumajang, AKP Hasran Cobra menambahkan, akan terus menyelidiki kasus ini, sehingga bisa mengungkap kasus pembegalan yang sering terjadi di jalur-jalur sepi, sehingga meresahkan masyarakat.

"Satu terduga pelaku telah berhasil ditangkap, beserta kendaraannya. Semoga, dari yang tertangkap ini bisa diungkap dan ditangkap terduga pelaku lainnya," tegasnya.

Adapun indentitas mereka yaitu AH (19) yang berhasil ditangkap, sedangkan AR (19) dan NH (21) sempat melarikan diri. Ketiganya berasal dari Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo.



(eyt)

loading...