alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Gara-gara Kabar Bohong, Kantor Polsek Tambelangan Hangus Dibakar

Lukman Hakim
Gara-gara Kabar Bohong, Kantor Polsek Tambelangan Hangus Dibakar
Aksi pembakaran Kantor Polsek Tambelangan, dipicu oleh kabar bohong. Foto/Ilustrasi/Dok.SINDOnews/Yuswantoro

SURABAYA - Kapolda Jatim, Irjen Pol. Luki Hermawan menduga, motif massa membakar Kantor Polsek Tambelangan di Kabupaten Sampang, akibat termakan hoaks atau kabar bohong.

(Baca juga: Polsek Tambelangan Diserang dan Dibakar Massa Secara Sporadis)

Sebelum aksi pembakaran tersebut, warga setempat mendapat kabar, bahwa ada salah satu warga Madura, yang ditangkap polisi saat aksi di Jakarta.



Dengan tegas Luki mengatakan bahwa, kabar tersebut tidak benar. Pihaknya sudah berkoordinasi dengan aparat keamanan yang ada di Jakarta. Hasilnya, memang tidak ada warga Madura yang ditangkap polisi saat menggelar aksi di ibu kota.

"Sekali lagi saya katakan, tidak benar ada warga Madura yang ditangkap di Jakarta. Kami telah mensweeping masyarakat Madura yang hendak ke Jakarta," katanya, Kamis (23/5/2019).

Atas kejadian pembakaran tersebut, jenderal bintang dua ini meminta agar masyarakat tidak mudah terpancing dengan kabar bohong. Sebaliknya, pihaknya meminta agar warga menjaga keamanan dan ketertiban.

Apalagi Polda Jatim bersama dengan ulama dan tokoh di Madura sudah bersepakat untuk menjaga kondusifitas Jatim, terutama Madura. "Saya harap kejadian itu (pembakaran kantor polisi) tidak terjadi lagi. Mari kita jaga silaturrahmi," pintanya.

Sebelumnya, Kantor Polsek Tambelangan, Sampang, dibakar massa. Kobaran api mengakibatkan kantor polisi tersebut ludes terbakar. Pembakaran berawal dari adanya sekelompok massa yang datang secara tiba-tiba ke Kantor Polsek Tambelangan. Mereka kemudian melempari kantor itu dengan batu.

Polisi berupaya menghalagi massa yang anarkis, namun tidak diindahkan. Perlahan, jumlah massa semakin banyak dan semakin beringas. Hingga akhirnya mereka melakukan pembakaran.



(eyt)

loading...