alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Tim Cobra Grebek Rumah, Pelaku Begal Kabur ke Kalimantan

Yuswantoro
Tim Cobra Grebek Rumah, Pelaku Begal Kabur ke Kalimantan
Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban memimpin langsung penggrebekan rumah terduga begal di Desa Sawaran Lor. Foto/Ist.

LUMAJANG - Perburuan terhadap pelaku kriminal di wilayah Kabupaten Lumajang, terus digelar Tim Cobra Polres Lumajang, hal ini juga untuk menekan kerawanan jelang lebaran.

Bahkan, Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban memimpin langsung penggrebekan sebuah rumah di Desa Sawahan Lor, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, yang diduga menjadi sarang para begal.

Rumah tersebut, diketahui milik pria bernama Endi yang kini menjadi buronan polisi karena sejumlah aksi begal yang telah dilakukannya. "Ditengarai satu keluarga merupakan pelaku begal semua," ujar Arsal.



Salah satu anak Endi kini lumpuh, karena tertebak di punggung akibat terlibat aksi pembegalan. Sedangkan anak yang lainnya, menjadi buronan atas kasus serupa.

Endi sendiri yang merupakan kepala keluarga ditetapkan sebagai buronan Polres Lumajang, atas keterkaitannya dengan kasus begal di wilayah Kecamatan Candipuro.

Data yang diperoleh Polres Lumajang, Endi juga terlibat atas banyak kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor). "Dia menjadi kunci untuk membuka banyak kasus begal dan curanmor di wilayah Kabupaten Lumajang," tegas Arsal.

Tim Cobra Grebek Rumah, Pelaku Begal Kabur ke Kalimantan

Saat petugas menyisir rumah Endi, ditemukan banyak suku cadang sepeda motor yang ditengarai hasil bongkaran dari sepeda motor hasil kejahatan komplotan ini.

Sayangnya, Tim Cobra Polres Lumajang, belum menemukan buronan yang sedang dicari. Dari pengakuan keluarga, Endi dan anaknya telah terlebih dahulu kabur ke wilayah Kalimantan, setelah mengetahui keduanya sebagai buronan polisi.

"Satu keluarga ini kami tengarai sebagai pelaku begal sadis, dan juga penadah motor-motor curian dari berbagai sindikat. Kalau bisa menangkap Endi atau anaknya, kami yakin dapat mengungkap banyak sindikat begal dan curanmor yang terjadi di Lumajang," ungkapnya.

Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Hasran Cobra yang turut dalam penggrebekan tersebut menegaskan, bahwa pihak kepolisian tidak akan pernah melupakan kejadian yang menyeret buronan ini.

"Meskipun dua orang ini berusaha melarikan diri ke Kalimantan, tetapi mereka tidak bisa menghapus catatan kejahatannya di kepolisian. Kami akan menyebarkan informasi tentang buronan ini ke seluruh wilayah Indonesia, sehingga segera bisa ditangkap," tegasnya.

Begal merupakan kejahatan yang bersifat kekerasan, sehingga diancam hukuman sembilan tahun penjara sesuai pasal 365 KUHP, sedangkan penadah dari hasil pencurian diancam hukuman penjara selama empat tahun sesuai pasal 480 KUHP.



(eyt)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif