alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Dukungan Masyarakat Lumajang Terus Mengalir untuk Indonesia Damai

Yuswantoro
Dukungan Masyarakat Lumajang Terus Mengalir untuk Indonesia Damai
Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal bertemu dengan masyarakat dan para tokoh yang mengecam segala bentuk kekerasan pasca Pemilu 2019. Foto/Ist.

LUMAJANG - Aksi kekerasan yang terjadi di Jakarta, pada 21-22 Mei 2019, masih menyisakan keprihatinan bagi masyarakat. Salah satunya, masyarakat di Kabupaten Lumajang.

Elemen masyarakat dan para tokoh di lereng Gunung Semeru tersebut, bukan hanya prihatin atas kekerasan yang terjadi, tetapi juga menutuk berbagai upaya untuk memecah belah persatuan Indonesia. Mereka tidak ingin kedamaian di Indonesia, diacak-acak hanya karena kontestasi politik Pemilu 2019.

Ketua Forum Keurukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Lumajang, HM. Khoiri berharap agar situasi panas karena politik di Jakarta, segera berakhir dan semua tokoh elit menjaga perdamaian Indonesia.



"Kami sangat mengutuk aksi kerusuhan di Jakarta. Kekerasan itu tindakan bar-bar yang tidak bertanggungjawab. Apalagi hal ini terjadi di bulan suci Ramadhan, yang harusnya dijaga kedamaiannya oleh semua pihak," tuturnya.

Hal senada juga ditegaskan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Lumajang, KH. Ahmad Hanif. Dia berharap, ke depan rakyat Indonesia bersikap dewasa untuk menerima setiap keputusan, dan menerimanya dengan lapang dada.

"Saya berharap kepada seluruh rakyat Indonesia, khususnya warga Kabupaten Lumajang, untuk memahami setiap keputusan dari pemerintah. Apalagi dalam hal ini, keputusan yang diambil dari KPU adalah hasil dari pemungutan suara yang diikuti oleh seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.

Koordinator Gerakan Indonesia Bersatu, Mansyur Hidayat dengan tegas menolak segala bentuk kekerasan yang mengatasnamakan gerakan rakyat, namun ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan politik.

"Kita sebagai masyarakat Kabupaten Lumajang, yang juga bagian dari Indonesia, jangan sampai ikut terprovokasi oleh berita bohong yang muncul pasca kerusuhan di Jakarta. Kami dukung TNI dan Polri mengambil langkah-langkah menstabilkan situasi," tegasnya.



(eyt)

loading...