alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

9.761 Personel Polda Jatim, Dikerahkan Amankan Mudik Lebaran

Lukman Hakim
9.761 Personel Polda Jatim, Dikerahkan Amankan Mudik Lebaran
Polda Jatim menggelar apel pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2019 di lapangan Mapolda Jatim, Jalan Ahmad Yani. Foto/SINDOnews/Lukman Hakim

SURABAYA - Polda Jatim dalam Operasi Ketupat Semeru 2019 menerjunkan sebanyak 9.761 personil gabungan untuk mengamankan arus mudik dan arus balik di Jatim.

(Baca juga: Puncak Arus Mudik, Potongan 15 Persen Tarif Tol Tak Berlaku)

Personel gabungan tersebut terdiri dari TNI sebanyak 1.500 orang, Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim 975 orang dan Jasa Raharja sebanyak 82 orang.



Kapolda Jatim, Irjen Pol Luki Hermawan usai menggelar apel pasukan di lapangan Mapolda Jatim, Selasa (28/5/2019) mengatakan, operasi ini akan digelar selama 13 hari, mulai Rabu (29/5/2019) sampai Senin (10/6/2019).

Kegiatan ini, kata dia, dilaksanakan sebagai bentuk sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka pengamanan menjelang hari raya arus mudik dan balik, serta potensi kerawanan yang bersamaan dengan tahapan Pemilu 2019.

"Operasi Ketupat kali ini berbeda dibanding tahun lalu. Sebab, tahun ini sudah banyak tol yang sudah dibuka. Sehingga masyarakat Jatim bisa mudik dengan mudah," katanya.

9.761 Personel Polda Jatim, Dikerahkan Amankan Mudik Lebaran

Alumnus Akpol 1987 ini mengaku, ada lima titik yang tetap menjadi perhatian khusus dari jajaran Polda Jatim. Lima titik ini, yaitu arteri perlintasan Mintil, di wilayah Mengkreng, Nganjuk. Kemudian Simpang Karanglo, Waru Gunung, Sidoarjo dan Bandargedung Mulyo Kabupaten Jombang.  

Terhadap lima titik rawan kemacetan itu, Luki menegaskan akan memberi perhatian khusus. "Kami sudah sediakan sebanyak 319 pos pengamanan di Jatim," ujarnya.

Luki menambahkan, titik rawan lainnya yang berkaitan dengan kriminalitas adalah tempat wisata, dan rumah-rumah kosong yang ditinggalkan penghuninya untuk pulang ke kampung. Untuk itu, dia mengimbau kepada masyarakat untuk waspada dan tidak meninggalkan barang berharga di rumah serta menambah keamanan.

"Karena wilayah Jatim pasti akan lebih banyak warga yang membawa sanak saudaranya untuk pulang kampung, dan di pemukiman-pemukiman rumah kosong mungkin rawan terjadi kriminalitas," tandasnya.

9.761 Personel Polda Jatim, Dikerahkan Amankan Mudik Lebaran

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang juga hadir dalam apel pasukan ini berharap agar pemudik di Jatim bisa selamat sampai tempat tujuan.

Untuk pengamanan di rumah dan perkampungan penduduk, dia berharap Satpol PP dan Linmas turut andil dalam penjagaan. Sehingga para pemudik bisa merasa aman, karena ada rumah dan harta yang ditinggalkan tidak menjadi sasaran perampokan. "Seluruh elemen siap untuk bekerjasama. Terutama memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat," jelasnya.



(eyt)

loading...