alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Bocah Korban Ledakan Balon Gas di Blitar Meninggal Dunia

Solichan Arif
Bocah Korban Ledakan Balon Gas di Blitar Meninggal Dunia

BLITAR - M Rifai (12), salah satu korban insiden meledaknya balon gas di Dusun Jombor, Desa Mandesan, Kecamatan Selopuro, Kabupaten BlitarĀ  akhirnya meninggal dunia. Rifai sempat dirawat di RSU Saiful Anwar Malang selama tujuh hari. Sebelumnya dua malam menginap di ICU RSUD Ngudi Waluyo Blitar.

Namun akibat luka bakar di sekujur tubuhnya, yakni mencapai 80 persen, nyawanya tidak terselamatkan. "Iya, benar yang bersangkutan telah meninggal dunia, "ujar Kasubag Humas Polres Blitar Iptu M Burhanuddin saat dikonfirmasi Sindonews.com, Rabu (12/6/2019).

Insiden terjadi pada Selasa (4/6) sore atau H-1 lebaran. Ledakan balon berisi gas karbit dan oksigen yang diduga karena panas itu merusak musala dan bangunan pondok atau TPQ Tarbiyatul Mubtadiin. Balon dari plastik ikan yang dibuat dua orang, yakni inisial AM dan MN warga setempat itu, juga melukai dua bocah yang kebetulan ada di lokasi.



M Rifai (12) menderita luka bakar parah. Sekujur tubuhnya melepuh. Rifai diketahui sempat memegangi empat balon yang ditempatkan di bangunan pondok. Sementara korban Asbiyan Maulana (9) hanya mengalami luka memar di kepala akibat kejatuhan runtuhan bangunan.

Balon gas yang meledak awal itu rencananya hendak dibunyikan setelah salat Idul Fitri. Hal itu sesuai dengan tradisi lebaran di desa setempat. Dari informasi yang dihimpun, Rabu ini (12/6) jenazah Rifai langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum setempat.

"Atas kabar duka itu kami turut mengucapkan bela sungkawa," kata Burhanuddin. Dalam kasus ini aparat Polres Blitar sudah mengamankan AM dan MN selaku pembuat balon gas. Keduanya diamankan dalam waktu dan tempat yang terpisah. Atas peristiwa ini polisi menghimbau kepada warga masyarakat untuk tidak membuat petasan maupun semua hal yang berisiko meledak.



(msd)

loading...