alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Anak Masih Ngompol? Begini Cara Hentikannya

Tedy Ahmad
Anak Masih Ngompol? Begini Cara Hentikannya
Mengompol bisa sangat menjengkelkan jika anak sudah berusia lima tahun, mulai pergi ke sekolah dan masih mengompol. Foto/Ilustrasi

JAKARTA - Kebiasan si kecil buah hati mengompol bisa menjadi penyebab utama rasa malu bagi anak-anak dan bisa membuat orang tua khawatir.

Mengompol bisa sangat menjengkelkan jika anak sudah berusia lima tahun, mulai pergi ke sekolah dan masih mengompol.

Istilah medis untuk mengompol malam hari adalah inkontinensia malam hari yang pada dasarnya didefinisikan sebagai buang air kecil tidak disengaja pada anak-anak usia 5 tahun atau lebih. Itu tidak hanya dapat mengganggu tidur ana, juga membuat mereka rewel dan juga melelahkan Anda.



Untuk membantu menghadapi tantangan ini, seperti dilansir Times Of India, ada beberapa hal yang harus diingat agar sang buah hati tak mengompol di kemudian hari.

1. Batasi asupan sebelum tidur
Jika Anda ingin anak-anak memiliki malam yang bebas keributan, cobalah dan batasi asupan cairan mereka sebelum tidur. Anda dapat menggeser asupan cairan lebih awal di hari itu dan menguranginya di paruh kedua.

2. Atur waktu ke kamar mandi
Penting agar Anda menjadwalkan waktu buang air kecil yang tepat waktu untuk anak, idealnya setidaknya 2-3 kali sebelum tidur. Selalu pastikan bahwa anak Anda menggunakan kamar mandi tepat sebelum tidur.

3. Hadiah
Jika anak Anda mengompol, sangat penting bagi Anda untuk memberikan dukungan kepadanya dan memahami bahwa ini adalah proses yang tidak disengaja. Anda dapat membuat bagan kotak dan memberi anak Anda stiker (wajah tersenyum atau binatang pilihannya) pada hari-hari “tanpa ngompol”. Anda juga bisa memberi mereka sedikit hadiah jika mendapat smiley selama 10 hari berturut-turut. Ini akan memberi mereka dorongan semangat yang sangat dibutuhkan.

4. Jangan dimarahi
Orang tua harus ingat bahwa apapun yang terjadi, jangan salahkan anak karena mengompol. Memarahi atau marah hanya akan menambah tekanan pada anak. Jangan membuat masalah besar dari seluruh situasi dan meyakinkan mereka bahwa mereka tidak sendirian dalam hal ini.

5. Bantuan dokter
Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter anak untuk mengetahui masalahnya dan memahami apa yang sebenarnya terjadi dengan anak Anda. Sering kali stres atau bahkan kondisi medis tertentu dapat memicu masalah ini.

6. Alarm mengompol
Jika semuanya gagal, Anda dapat memilih alarm mengompol yang dapat mengganggu tidur anak Anda dan melatih otak untuk mengendalikan kandung kemih. Selain itu, pastikan anak Anda menghindari makanan dan minuman yang dapat mengiritasi kandung kemih dan menyebabkan sering buang air kecil. Beberapa di antaranya adalah makanan pedas, buah dan jus jeruk, cokelat, tomat, dan produk-produk berbasis tomat, dan lainnya.



(nth)

loading...
Berita Terkait