alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

16 ABK Tirta Amarta Berhasil Dievakuasi di Perairan Tuban

Ichsan Amin
16 ABK Tirta Amarta Berhasil Dievakuasi di Perairan Tuban
Petugas gabungan berhasil mengevakuasi 16 anak buah kapal (ABK) yang tenggelam di perairan Tuban, menggunakan dua kapal patroli milik Syahbandar Gresik. Foto/Ist.

JAKARTA - Petugas gabungan berhasil menyelamatkan 16 Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor (KM) Tirta Amarta, yang mengalami musibah tenggelam di perairan utara Tuban.

Para ABK tersebut, berhasil dievakuasi ke kapal patroli KNP.365, dan KNP. 50015 milik Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik.

"Kapal KM. Tirta Amarta dengan rute Pelabuhan Gresik, menuju Kendawangan Kalimantan Barat, mengangkut 16 orang ABK termasuk nakhoda dan bermuatan pupuk. Diduga mengalami kebocoran dan tenggelam di Perairan Tuban, pada Selasa (25/6/2019) dini hari," ujar Kepala Kantor KSOP Kelas II Gresik, Totok Mukarto.



Dia menjelaskan, setelah mendapatkan laporan tersebut, KSOP Gresik langsung mengirimkan dua unit kapal patroli KNP. 365 dan KNP 50015 ke lokasi kejadian, dan menemukan 16 ABK telah dievakuasi oleh kapal MV. Seaspan Fraser dalam kondisi selamat, sedangkan kapal KM. Tirta Amarta telah tenggelam.

Para ABK berhasil menyelamatkan diri dengan liferaft setelah mengetahui kapal KM. Tirta Amarta mengalami kebocoran dan tenggelam. Mereka sempat sekian jam terapung-apung di lautan, kapal MV. Seaspan Fraser yang sedang melintas di lokasi tersebut berhasil mengevakuasi 16 ABK tersebut.

Selanjutnya, dua kapal patroli KSOP Gresik KNP. 365 dan KNP. 50015 tiba di lokasi dan mengevakuasi ABK KM. Tirta Amarta dari kapal penyelamat MV. Seaspan Fraser yang dipimpin langsung oleh Kepala Seksi KBPP KSOP Gresik, Capt. Kusnadi.

"KSOP Gresik bersama PT. Pelindo III mempersiapkan dermaga 265 pelabuhan Gresik untuk memfasilitasi sandarnya kapal patroli KN 365 untuk menurunkan seluruh awak kapal KM. Tirta Amarta dan evakuasi perpindahan ABK berjalan dengan lancar hingga 16 orang korban merapat di pelabuhan Gresik," ujar Totok.

Totok menambahkan, KSOP Gresik menyiapkan tim medis lengkap dengan obat-obatan di dermaga untuk memberikan pertolongan pertama terhadap korban setelah nyampai di Gresik.

Setelah dipastikan kondisi seluruh korban dalam keadaan baik, maka KSOP Gresik menyerahkan kepada pihak agen pelayaran PT. Citra Baru Adinusantara sebagai pemilik kapal KM. Tirta Amarta untuk dipulangkan.

"Pada kesempatan ini, kembali saya ingatkan kepada nakhoda dan pemilik kapal agar selalu melakukan pengecekan  kelayakan kapal, agar kapal senantiasa prima sebelum berangkat sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali," tutup Totok.

Sebagai informasi, kapal KM Tirta Amarta GT 764 dengan Call sign YCZW dinakhodai oleh Doly Perdana, dengan 16 ABK termasuk nakhoda. Kapal bermuatan 1.100 ton pupuk, untuk dikirim ke Kendawangan Kalimantan Barat.



(eyt)

loading...