alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Psikolog dan Konselor Disebar ke Anak Korban Kebakaran

Aan Haryono
Psikolog dan Konselor Disebar ke Anak Korban Kebakaran
Anak-anak korban kebakaran mulai mendapatkan bantuan psikolog dan konselor. Foto/SINDOnews/Aan Haryono

SURABAYA - Psikolog dan konselor disebar ke anak korban kebakaran di Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya. Harapannya mereka bisa memiliki motivasi belajar.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya, Chandra Oratmangun menuturkan, suasana penampungan para korban kebakaran di Kampung Ilmu sudah terkendali. Para psikolog dan konselor pun sudah disebar ke berbagai anak korban kebakaran.

"Tadi pagi kami mengirim lima konselor dan psikolog untuk melakukan pendampingan mereka," kata Candra.



Ia melanjutkan, pendampingan kepada anak-anak itu yang paling penting. Tujuannya untuk mengembalikan keceriaan mereka seperti layaknya anak-anak pada umumnya. Salah satu caranya dengan mengajak ngobrol dan mengajak bermain supaya jiwa anak-anaknya bisa kembali ceria dan gembira.

"Jadi, tim ini melakukan pendampingan penguatan kepada anak-anak, sehingga mereka kembali ceria," ucapnya.

Candra juga menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang diterima, ada sekitar 15-16 anak yang terkena dampak kebakaran itu. Namun, pada saat bermain tadi pagi, ada anak-anak penjual buku di Kampung Ilmu yang ikut bermain, sehingga mereka membaur dan bermain bersama-sama.

"Karena ini masih hari pertama, maka yang paling penting membuat mereka ketawa dulu dengan bermain. Minimal di hari pertama ini, mereka bisa melupakan sejenak trauma dan kepedihan yang dirasakan kemarin saat kebakaran," ujarnya.

Ia juga memastikan bahwa pendampingan itu akan dilakukan selama posko tersebut masih ada di Kampung Ilmu. Makanya, demi mendampingi mereka, tim dari DP5A sudah membagi tim dengan beberapa shif. Shif pertama akan bertugas dari pukul 08.00-14.00 WIB. Selanjutnya, dari pukul 14.00-21.00 WIB.

Berdasarkan hasil pemantauannya di hari pertama pendampingan, masih banyak anak-anak yang takut tidak bisa sekolah di sekolahnya yang lama. Selain pendampingan, mereka juga diberikan tas, sepatu, buku dan baju sekolah.

Sebelumnya, Rabu (10/7/2019) kemarin, sebuah kebakaran besar terjadi di Jalan Margorukun Gang Lebar, Kelurahan Gundih, Kecamatan Bubutan, Surabaya. Karena kebakaran itu terjadi di rumah padat penduduk, akhirnya sejumlah rumah hangus terbakar. Akhirnya, warga korban kebakaran itu ditampung di Kampung Ilmu Jalan Semarang.



(eyt)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif