alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Edarkan Pil Koplo, 3 Pemuda Ini Dibekuk Polisi Lumajang

Yuswantoro
Edarkan Pil Koplo, 3 Pemuda Ini Dibekuk Polisi Lumajang
Tiga tersangka pengedar pil koplo di Kabupaten Lumajang, berhasil dibekuk polisi. Foto/Ist.

LUMAJANG - Dalam sehari anggota Satreskoba Polres Lumajang, berhasil meringkus tiga orang pengedar pil koplo di tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda-beda.

(Baca juga: RS Bhayangkara Lumajang Sediakan Rehabilitas Narkoba Gratis)

TKP pertama di area pertokoan Plaza Lumajang, Jalan PB Sudirman Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang. Satreskoba Polres Lumajang, berhasil menangkap Devi Kurniawan (24) warga Dusun Kedawung, Desa Kedawung, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang.



Bersama tersangka Devi, juga dutangkap tersangka Abdul Rohman (18) warga Dusun Krajan, Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang. Saat ditangkap, tersangka kedapatan membawa 100 butri pil koplo, beserta uang hasil penjualan sebesar Rp300 ribu.

Selajutnya, anggota Satreskoba Polres Lumajang, menangkap seorang pelajar berinisial AV (17) warga Dusun Pondok Asri, Desa Kedungrejo, Kecamatan Rowokangkung, Kabupaten Lumajang.

Remaja ini diamankan di dalam ruangan ruang praktik sebuah SMK Negeri di Lumajang. Dia kedapatan membawa 144 butir pil koplo, dan uang hasil penjualan sebesar Rp10 ribu.

Ketiga tersangka sudah diamankan ke Mapolres Lumajang beserta barang bukti untuk menjalani beberapa pemeriksaan lebih lanjut. "Satreskoba Polres Lumajang, mengungkap dua tindak pidana penyalahgunaan obat-obatan terlarang di dua TKP yang berbeda," tegas Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal.

Dia menyebutkan, telah ditangkap tiga orang tersangka dalam kasus ini, dan salah satunya masih anak-anak. "Saya tidak akan pandang bulu untuk kasus narkoba, entah kakek-kakek atau anak-anak, baik laki laki atau perempuan sama saja," tegasnya.

Menurutnya, tindakan tegas terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba, karena tidak ingin generasi muda hancur akibat ulah pengedar narkoba yang mencekoki anak-anak muda dengan barang berbahaya tersebut.

"Saya himbau kepada orang tua, keluarga dan masyarakat agar mengawasi perilaku anaknya, keluarganya dan warganya agar tidak terjerumus mengkonsumsi narkoba," terang Arsal.

Kasat Resnarkoba, AKP Priyo Purwandito menjelaskan, pelaku diketahui melanggar pasal 197 subsider pasal 196 UU No. 36/2009 tentang kesehatan.

"Sesuai undang-undang yang berlaku, pelaku terancam kurungan penjara paling lama 10 tahun dan denda maksimal Rp1 milyar. Walaupun ancamannya cukup tinggi, tapi sepertinya tidak kapok-kapok juga, padahal hampir setiap hari saya tangkap," ungkap Priyo.



(eyt)

loading...