alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pengedar Pil Koplo Ini Ditangkap Saat Kendarai Motor Sport Bodong

Yuswantoro
Pengedar Pil Koplo Ini Ditangkap Saat Kendarai Motor Sport Bodong
Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban memeriksa para tersangka pengedar pil koplo, dan pemilik motor bodong. Foto/Ist.

LUMAJANG - Tim Cobra Polres Lumajang, berhasil menangkap seorang pemuda yang diketahui bernama Devi Kurniawan (24). Penangkapan dilakukan di areal pertokoan Plaza.

Warga Desa Kedawung, Kecamatan Padang, Kabupaten Lumajang ini, ditangkap karena mengkonsumsi pil koplo. Saat ditangkap, tersangka menyebut bahwa barang haram itu didapatkannya dari seseorang bernama Lana.

Tidak disangka, ternyata Lana lebih dahulu ditangkap oleh Tim Cobra Polres Lumajang, yang sedang berpatroli di rayon utara.



Tim Cobra Polres Lumajang, yang saat itu berpatroli menggunakan trail, melihat Lana menggunakan motor sport 250 cc yang teridentifikasi pernah digunakan untuk kejahatan.

Melihat hal itu, anggota Tim Cobra Polres Lumajang, langsung melakukan pengejaran dan menghentikan Lana. Saat dimintai kelengkapan surat-surat kendaraannya, Lana tidak mampu menunjukkan, sehingga digelandang ke Polres Lumajang.

Lana yang memiliki nama lengkap Abdul Rohman Maulana tersebut, masih berusia 18 tahun. Dia merupakan warga Desa Tukum, Kecamatan Tekung, Kabupaten Lumajang.

Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban mengatakan, selain berhasil mengamankan pengedar pil koplo, Tim Cobra Polres Lumajang, juga mengamankan motor sport bodong yang ditengarai hasil kejahatan.

"Tim Cobra berhasil menggulung pengedar pil koplo atas nama Devi Kurniawan. Ternyata setelah ditelusuri pelaku mendapatkan barang tersebut dari Lana, yang ternyata sebelumnya telah kami amankan karena kepemilikan kendaraan bodong," tuturnya.

Satu unit Tim Cobra Polres Lumajang, menurut Arsal memang sengaja ditugaskan untuk rutin patroli menggunakan seragam sipil, agar pelaku kejahatan tidak curiga terhadap gerakan polisi.

"Makanya pelaku bisa kami tangkap, karena kendaraan yang digunakan sudah terindentifikasi oleh kami. Saya masih akan pastikan, apakah saat melakukan kejahatan dia yang menggunakan motor ninja tersebut atau orang lain," terang Arsal.

Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Hasran Cobra mengatakan, Lana mengaku membeli motor sport 250 cc dari media sosial Facebook seharga Rp23 juta. Padahal harga baru dari kendaraan ini masih di atas Rp60 juta.

"Sudah pasti kendaraan ini adalah hasil tindak kriminal, melihat perbedaan yang sangat mencolok dari harga motor tersebut. Tim Saya juga melakukan pengejaran karena motor itu sudah kami identifikasi pernah digunakan untuk melakukan kejahatan," ujar Hasran.



(eyt)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif