alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Untuk Surabaya, Subway Dinilai Lebih Efektif Dibandingkan Trem

Ali Masduki
Untuk Surabaya, Subway Dinilai Lebih Efektif Dibandingkan Trem
Foto udara kepadatan pemukiman kota Surabaya. Foto/SINDOnews/Ali Masduki

SURABAYA - Rencana Pemkot Surabaya mempersiapkan transportasi bawah tanah (subway) terus mendapat masukan. Termasuk, efektifitasnya dalam menunjang perekonomian masyarakat.

Menurut pengamat transportasi publik, Gigih Prihantono, Kota Surabaya, harus mengembalikan fungsinya sebagai kota penghubung (Hub).

Akademisi berkacamata ini mengatakan, transportasi publik tidak hanya digunakan oleh warga Kota Surabaya saja. Melainkan, juga dari luar yang bekerja di tengah kota.



Dengan menggunakan transportasi publik, masyarakat akan menurunkan pengeluaran untuk transportasi. Sehingga, pergerakan ekonomi dikatakan Gigih jauh lebih bagus.

"Itulah kenapa Kota Surabaya, sudah perlu membutuhkan transportasi. Tapi tidak dalam bentuk trem. Melainkan, transportasi yang juga menghubungkan antar zona perekonomian dan pendidikan," terang dia, Senin (12/8/2019).

Dengan begitu, fungsi transportasi publik akan terintegrasi dengan pembangunan perekonomian di wilayah yang masih kosong. Sehingga, tidak selalu berpusat ditengah kota.

Selain itu, subsidi biaya juga menjadi faktor yang harus diperhatikan. Pasalnya, dengan biaya yang murah akan berdampak pada pola pikir pengguna transportasi.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini mengatakan, dengan biaya yang dikeluarkan maksimal Rp10 ribu, pengguna transportasi sudah bisa melakukan perjalanan dari satu titik ke titik lain dengan cepat, aman, dan nyaman.

Ia berharap agar Pemkot Surabaya mempertimbangkan soal tarif jika subway direalisasikan. "Jangan sampai diatas harga rata-rata itu. Sebab, masyarakat pasti memilih menggunakan kendaraan pribadi jika biaya yang dikeluarkan sama," terang Gigih.

Diketahui, Pemkot Surabaya berencana membangun moda transportasi modern subway sebagai alternatif menekan kepadatan kendaraan.

Gagasan tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Whisnu Sakti Buana. Ia mengatakan, transportasi modern nantinya tidak hanya sekedar sarana publik saja. Melainkan sebagai sarana pengubung antar zona perekonomian.



(eyt)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif