alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Berkat Tim Cobra, Motor 'Berdarah' Itu Kembali ke Pemiliknya

Yuswantoro
Berkat Tim Cobra, Motor Berdarah Itu Kembali ke Pemiliknya
Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban, menyerahkan sepeda motor bodong kepada pemilik aslinya. Foto/Ist.

LUMAJANG - Gebrakan razia motor bodong di seluruh penjuru Kabupaten Lumajang, oleh Tim Cobra Polres Lumajang, berhasil mengembalikan hasil kejahatan ke pemiliknya.

Salah satunya dibuktikan dengan langkah Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban, yang mengembalikan sebanyak 11 motor bodong kepada para pemiliknya.

Motor-motor tanpa STNK dan BPKB ini, merupakan hasil operasi dari desa ke desa yang dilakukan seluruh kekuatan di jajaran Polres Lumajang.



Dari 11 motor bodong yang berhasil dikembalikan kepada pemiliknya tersebut, salah satunya diserahkan kepada Muji (54) warga Desa Bangsalsari, Kabupaten Jember.

"Motor tersebut disita oleh Tim Cobra Polres Lumajang, saat operasi motor bodong di Desa Kalidilem, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, beberapa waktu yang lalu," ujar Arsal.

Pemilik asli motor tersebut, diketahui bernama Fauzi (23), anak dari Muji. Fauzi harus meregang nyawa, karena tebas senjata tajam oleh kawanan begal di wilayah Tanggul, Kabupaten Jember.

Aksi keji kawanan begal itu terjadi pada tahun 2016 silam. Pada saat itu, korban diajak berkenalan melalui media sosial oleh seorang perempuan bernama Holifah (24) warga Desa Klatakan, Kabupaten jember.

Setelah saling berkirim pesan, keduanya menyepakati untuk pergi keluar bersama. Setelah mereka berdua bertemu, Holifah terus mengajak berputar-putar dengan kendaraan korban. Hingga sekitar pukul 19.00, Holifah meminta Fauzi mengantarnya pulang.

Dalam perjalanan pulang, ternyata Holifah punya rencana lain, ia meminta melalui jalan yang sepi serta sedikit penerangan jalannya. Di tempat tersebut, keduanya disergap oleh begal yang ternyata telah bersekongkol dengan Holifah.

Fauzi langsung dibacok sebanyak enam kali di sekujur tubuhnya dan meninggal di lokasi kejadian. Tidak lama dari kejadian tersebut, Holifah serta rekannya berhasil ditangkap petugas dari Polres Jember.

"Saya turut berduka cita kepada almarhum yang menjadi korban pembegalan motor ini. Ini adalah fakta yang terjadi di lapangan, dimana di balik motor-motor bodong ini ada seseorang yang terkena musibah hingga kehilangan nyawa," tutur Arsal.

"Saya berharap, masyarakat Kabupaten Lumajang, tidak lagi membeli motor bodong, agar begal maupun curanmor tidak memiliki pasar di wilayah Kabupaten Lumajang. Dengan demikian, begal dan curanmor akan hilang dengan sendirinya," imbuhnya.

Saat menerima motor anaknya, Muji sangat berterimakasih kepada Kapolres Lumajang, dan jajarannya. "Saya sangat berterimakasih kepada Kapolres Lumajang, yang telah menemukan motor anak saya. Anak saya sudah meninggal, dan tidak mungkin bisa kembali," tuturnyaa, penuh kesedihan.



(eyt)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif