alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ini Cara Bejo Sugiantoro Kembalikan Marwah Persebaya

Aan Haryono
Ini Cara Bejo Sugiantoro Kembalikan Marwah Persebaya
Pelatih caretaker Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro, harus memompa semangat anak asuhnya, untuk menghadapi laga berat melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan. Foto/Ist.

SURABAYA - Sentuhan midas Bejo Sugiantoro sebagai Pelatih Caretaker Persebaya Surabaya, patut untuk dinanti. Dia memiliki pengetahuan luar dan dalam tentang Tim Bajol Ijo.

Laga perdana Bejo sebagai caretaker tak mudah. Lawan tangguh, Singo Edan julukan buat Arema FC menjadi tantangan pertamanya. Arema selama ini menjadi rival abadi Green Force dan pertaruhan namanya di depan Para Bonek dan Bonita.

Langkah pertama yang dilakukan Bejo adalah mengembalikan gaya main Persebaya yang ngeyel, ngosek, dan wani. Tiga prinsip permainan ini menjadi role model yang terus dikembangkan Persebaya sejak era perserikatan. "Harus bisa ngeyel kalau mau bermain," kata Bejo, Selasa (13/8/2019).



Beban Bejo cukup berat. Catatan permainan Persebaya dalam tujuh pertandingan terakhir begitu minor. Tim Bajol Ijo hanya sekali menang, empat kali seri, dan dua kali kalah. Bahkan, ketika laga melawan juru kunci Semen Padang FC saja Persebaya ditahan imbang 0-0.

Bejo pun meminta para pemainnya untuk menatap laga ke depan. Kejadian sebelumnya, termasuk kepergian Pelatih Djadjang Nurdjaman harus disikapi secara positif. "Pertandingan penting sudah menanti kita, melawan rival Arema FC," ucapnya.

Stopper yang pernah membawa dua kali juara Liga Indonesia ini menambahkan, pertandingan melawan Arema FC bukan pertandingan biasa. Tidak sama dengan pertandingan-pertandingan lain di Liga 1. Kemenangan menjadi kata kunci yang harus bisa diraih.

"Karena laga melawan Arema FC sangat penting. Ada nama Surabaya juga Persebaya dipertaruhkan. Termasuk Bonek dan Bonita dipertaruhkan di pertandingan tersebut," jelasnya.



(eyt)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif