alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Mertua dan Menantu di Lumajang Tergeletak Bersimbah Darah

Yuswantoro
Mertua dan Menantu di Lumajang Tergeletak Bersimbah Darah
Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban menjenguk Dulhari (62), dan Niman (42) yang menjadi korban pembacokan. Foto/Ist.

LUMAJANG - Bapak mertua, dan menantunya, yang diketahui bernama Dulhari (62), dan Niman (42), ditemukan dalam kondisi tergeletak bersimbah darah penuh luka bacok.

Dulhari merupakan warga Dusun Sentono, Desa Sruni, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, sedangkan menantunya, Niman, merupakan warga Dusun Krajan, Desa Sruni, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang.

Kejadian yang menggemparkan warga tersebut, berawal dari kedatangan dua orang tidak dikenal ke rumah Dulhari. Mereka langsung mengetuk rumah korban, dan saat korban Dulhari keluar rumah, kedua pelaku langsung menyabetkan senjata tajamnya ke arah korban.



Mendengar ada suara rebut-ribut, menantu Dulhari, Niman keluar dari rumah untuk menolong mertuanya. Tanpa sepatah kata dari pelaku, Niman juga langsung dibacok beberapa kali hingga tersungkur ke tanah.

Puas membacok para korbannya, kedua pelaku pergi begitu saja. Kedua korban langsung dibawa ke RS Bhayangkara Lumajang, untuk mendapat perawatan intensif karena luka yang diderita keduanya cukup serius.

Niman mengalami luka robek dan patah tulang di lengan kanan. Dua luka robek juga ditemukan di atas telinga sebelah kiri, luka robek di kepala bagian belakang, pundak kanan, lutut, paha belakang, tulang kering kaki kiri, serta siku lengan kiri.

Sementara Dulhari mengalami luka robek pada bibir hingga telinga, dan luka bacok di pinggang yang hampir tembus hingga ke paru-paru. Kedua korban bisa diselamatkan, namun masih harus menjalani perawatan intensif di RS Bhayangkara Lumajang.

Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban yang langsung menjenguk kondisi korban di RS Bhayangkara Lumajang, mengungkapkan, motif pelaku pembacokan ini masih didalami. "Kami pastikan, kedua pelaku sudah teridentifikasi dan dalam proses pengejaran," tegasnya.

Kasatreskrim Polres Lumajang, AKP Hasran Cobra mengaku, telah menurunkan Tim Cobra Polres Lumajang, untuk melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap kedua pelaku.

"Saya tidak akan pakai cara halus untuk kasus kali ini, karena dua nyawa hampir saja melayang akibat perbuatan pelaku. Kami tidak akan berlama-lama membiarkan pelaku berkeliaran seenaknya," tegasnya.



(eyt)

loading...