alexa snippet
more
TOPIK TERPOPULER

Pertama Kali Unusa Luluskan 50 Mahasiswa FK

Ali Masduki
Pertama Kali Unusa Luluskan 50 Mahasiswa FK
Rektor Unusa, Achmad Jazidie bersama 50 mahasiswa Fakukltas Kedokteran yang akan diwisuda besok. Foto/SINDONews/Ali Masduki

SURABAYA - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) akan mewisuda 834 mahasiswa, Sabtu (15/9/2018) besok. Separuh dari jumlah tersebut berpredikat dengan pujian (cumlade) dan 12 wisudawan dinyatakan lulus terbaik.

Para wisudawan berasal dari 14 program studi. dan untuk pertama kalinya, Fakultas Kedokteran meluluskan 50 mahasiswa. Ke-50 lulusan FK langsung mengikuti program profesi kedokteran yang memang tersedia di Unusa.

Rektor Unusa, Prof Dr Ir Achmad Jazidie M.Eng., mengungkapkan kegembiraannya atas selesainya 50 mahasiswa FK dengan tepat waktu. “Kami bersyukur berhasil untuk pertama kalinya meluluskan mahasiswa FK dan bersamaan dengan kelulusan mereka. Akreditasi FK juga naik dari C menjadi akreditasi B. Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama pula program profesi dokter terakreditasi sama,” kata Rektor, Jumat (14/9).

Jazidie mengungkapkan, diraihnya akreditasi B FK tersebut karena fasilitas termasuk infrastruktur yang dimiliki Unusa sudah lengkap. “Mungkin FK Unusa satu-satunya perguruan tinggi swasta yang memiliki dua rumah sakit sebagai tempat praktik para mahasiswa. Sehingga aktivitas pembelajaran dan praktikum tidak menemui kendala,” katanya.

Jazidie juga berharap saat mengambil pendidikan profesi dokter, ke-50 mahasiswa lulusan pertama FK Unusa tidak menemui kendala, seperti halnya saat mengikuti perkuliahan di S1. “Kami sudah cukup banyak memiliki tenaga dosen doker spesialis. Dibantu dengan dokter spesialis pada dua rumah sakit milik yayasan mudah-mudahan semua bisa berjalan lancer,” katanya.

Dia merinci, wisudawan sebanyak 834 wisudawan berasal dari S1 Pendidikan Dokter (50), S2 Keperawatan (16), S1 Keperawatan (179), Profesi Ners (97), D3 Keperawatan (96), D3 Kebidanan (95), S1 Ilmu Kesehatan Masyarakat (45), S1 Gizi (32), D4 Analis Kesehatan (55), S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (36), S1 Pendidikan Guru PAUD (89), S1 Manajemen (26), S1 Akuntansi (12), S1 Sistem Informasi (6).

“Dari jumlah 834 wisudawan lebih dariseparuh berpredikat cumlaude. Mereka kami nyatakan lulus cumlaude karena indek prestasi komulatifnya di atas 3,50 dan lulus tepat waktu untuk program studi D3 dan S1, sedang untuk program magister dan profesi IPK di atas 3,75,” katanya.

Dikatakannya, dalam tradisi wisuda di Unusa, pimpinan juga telah menentukan wisudawan terbaik yang ditentukan bukan hanya pada nilai akademik yang diraih tapi juga nilai sistem kredit prestasi (SKP). “Ini kami tentukan karena Unusa tidak hanya menghargai pada nilai akademik belaka melainkan prestasi lain di luar akademik, dengan persyaratan memperoleh IPK minimal 3,25 untuk program diploma dan S1 dan 3,50 untuk program profesi dan magister serta memenuhi SKP sebanyak 200 SKP. Artinya, bisa jadi seorang wisudawan berprestasi cumlaude tapi tidak menjadi yang terbaik atau sebaliknya, terpilih menjadi wisudawan terbaik tapi tidak cumlaude,” katanya.

Salah satu contoh itu adalah, wisudawan atas nama Natasya Nunki, wisudawan dari Fakultas Kesehatan, Program D4 Analis Kesehatan. IPK nya nyaris sempurna, IPK 3,99. Wisudawan kelahiran Sidoarjo, ini berhasil menyelesaikan masa studinya dalam rentang waktu 4 tahun dengan judul skripsi “Pengujian Ekstrak Kulit Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L.) sebagai Alternatif Pengganti Gentian violet pada Pewarnaan Gram Bakteri”.

Dikatakan Natasya, sebagai lulusan Fakultas Kesehatan Unusa membuat dirinya bangga terlebih dirinya tercatat sebagai wisudawan terbaik Unusa. Karena secara tidak langsung dirinya telah bersaing dengan ratusan wisudawan di Fakultas kesehatan Unusa. “Saya bangga bisa menyelesaikan kuliah tepat waktu dan ternyata berhasil terpilih menjadi wisudawan terbaik,” katanya



(msd)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif