alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Kalahkan China, Tim Bulu Tangkis Junior Indonesia Juara Dunia

Andryanto Wisnuwidodo
Kalahkan China, Tim Bulu Tangkis Junior Indonesia Juara Dunia
Detik-detik Tim Bulu Tangkis Junior Indonesia juara dunia Piala Suhandinata. Foto/Istimewa

KAZAN - Tim Bulu Tangkis Junior Indonesia Indonesia menghancurkan juara bertahan China dengan skor 3-1 di Final Piala Suhandinata.

Penantian panjang Indonesia selama 19 tahun untuk mengangkat Piala Suhandinata akhirnya terwujud.

Sejarah itu tercipta ketika tim bulu tangkis junior Indonesia memboyong pulang Piala Suhandinata untuk pertama kali sejak event ini dipertandingkan tahun 2000.



Momen bersejarah itu ditentukan kemenangan ganda putri, Febriana Dwipuji Kusuma/Putri Syaikah. atas Li Yin Jing/Tan Ning di partai keempat final. Begitu shuttlecock pengembalian Tan Ning keluar, pecahlah tangis bahagia Febriana dan Putri. Drama tiga game diakhiri dengan skor 16-21, 25-23, 21-13.

Kedua pemain masa depan Indonesia itu berteriak melepaskan kegembiaraan dan bersujud di lapangan sebagai tanda syukur. Puluhan suporter Indonesia yang lantang memberikan dukungan mengibarkan bendera Merah putih dan yel yel kemenangan.

Para pemain laangsung berhamburan masuk ke lapangan untuk melakukan selebrasi kemenangan. Mereka saling berangkulan membentuk lingkaran di lapangan untuk berselebrasi kemenangan. Ya, Indonesia juara.

"Alhamdulilah bisa jadi penentu dan membawa Indonesia juara. Kalau sebelumnya saya jadi penentu tapi hasilnya belum bisa maksimal, jadi saya nggak mau terulang lagi kejadian itu, saya belajar dari pengalaman," kata Putri setelah pertandingan.

"Waktu di latihan kami sudah sering pasangan, tadi di pertandingan anggap saja latihan. Nggak mau mikirin menang-kalah, yang penting dapat satu demi satu poin dulu," lanjut Putri.

Putri/Febriana sempat tertinggal jauh 4-11 di game pertama dan tertinggal 19-20 di game kedua. Namun dengan semangat berapi-api, mereka memenangkan game kedua dengan adu setting dengan skor akhir 25-23. Di game ketiga, Putri/Febriana semakin tak terbendung.

"Sempat tegang di game pertama, tapi waktu interval, saya dengar supporter memberi semangat, saya jadi semangat lagi. Saya mikirnya sayang juga kan sudah sampai final, tanggung sudah sampai di final, harus mati-matian," kata Febriana kepada Badmintonindonesia.org.

"Di game pertama pasangan Tiongkok mainnyano lob, dan kami tidak antisipasi pengembalian. Waktu unggul jauh di game ketiga, pikirannya ke nambah poin satu demi satu dulu. Nekad saja pokoknya," kata dia.

"Waktu Bobby kalah, saya tidak down sih, saya pikir memang itu belum rezeki, kan masih ada kesempatan, jadi jangan putus asa," jawab Febriana.

Hasil Babak Final Indonesia melawan China (3-1):

Ganda Campuran:
Daniel Marthin/Indah Cahya Sari Jamil vs Feng Yan Zhe/Lin Fang Ling 21-18, 18-21, 21-11

Tunggal Putri:
Putri Kusuma Wardani vs Zhou Meng 21-18, 20-22, 21-14

Tunggal Putra:
Bobby Setiabudi vs Liu Liang 17-21, 21-17, 20-22

Ganda Putri:
Putri Syaikah/Febriana Dwipuji Kusuma vs Li Yi Jing/Tan Ning 16-21, 25-23, 21-13

Ganda Putra:
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin vs Di Zi Jian/Wang Chang (Tidak dimainkan)



(nth)

loading...