alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Polres Gresik Gagalkan Jual Beli 13 Ekor Satwa Langka

Ashadi Iksan
Polres Gresik Gagalkan Jual Beli 13 Ekor Satwa Langka
Polres Gresik berhasil menggagalkan transaksi 13 ekor satwa dilindungi.Foto/SINDONews/Ashadi Iksan

GRESIK - Aparat Polres Gresik berhasil menggagalkan jual beli 13 ekor satwa langka. Seorang pemilik bernama Dani Agus Saputro (31) warga Menganti, Gresik, diamankan.

Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo didampingi Kepala BKSDA Wil II RM Wiwied Widodo mengatakan, satwa yang diamankan adalah hewan yang hampir punah dan dilindungi," ujar Kusworo, Selasa (8/9/2019).

Menurutnya, tersangka memiliki lima ekor burung Merak Hijau karena tidak memiliki ijin. Merak hijau merupakan satwa langka yang dilindungi karena hampir punah.



“Dan tersangka berinisial D yang masih dalam pencarian yang memperdagangkan 6 ekor burung Takur Api dan 2 ekor burung Takur Uli Sumatra,” ungkapnya.

Di pasaran burung merak hijau harganya mencapai Rp25 juta per ekor, burung Tangkar Uli sekitar Rp1,5 juta per ekor dan Burung Takur Api kisaran harga Rp1 juta per ekor.

Semua burung yang diamankan merupakan satwa langka yang dilindungi oleh Pasal 40 ayat (2) Jo. Pasal 21 ayat (2) huruf a UU RI no.5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya.

Dia menjelaskan, setiap orang dilarang untuk menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup.

Untuk menjaga burung – burung tersebut tetap sehat, Polres Gresik berkoordinasi dengan Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur dan menitipkan burung – burung tersebut sebelum dilepas ke habitatnya semula.

“Kami berkoordinasi dengan BKSDA agar selama ini masih proses hukum, burung – burung tersebut jangan sampai stress apalagi mati. Setelah ini satwa tersebut akan diperiksa oleh dokter hewan dan pemeriksaan perilaku,” ujar mantan kapolres Jember ini.



(msd)

loading...