alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Korban PHK Nekat Jambret di Mojokerto, Babak Belur Dimassa

Tritus Julan
Korban PHK Nekat Jambret di Mojokerto, Babak Belur Dimassa
Indra, pelaku jambret saat diamankan di Mapolsek Magersari, Kota Mojokerto.Foto/SINDONews/Tritus Julan.

MOJOKERTO - Moch Indra Pratama, 21, hanya bisa merintih kesakitan di dalam sel tahanan. Pria asal Dusun/Desa Lengkog, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto itu babak belur dihajar warga.

Setelah aksinya menjambret tas milik YNR, 23, wanita asal Desa Pageruyung, Kecamatan Gedek, Kabupaten Mojokerto, gagal. Apesnya lagi, Indra sempat menjadi bulan-bulanan massa yang geram. Bagian wajahnya terlihat lebam, akibat menjadi sasaran bogem mentah warga.

Kapolsek Magersari, Kompol Mochammad Sulkan mengatakan, Indra diamankan warga di wilayah Desa Lengkong, Kecamatan Mojoanyar, Senin, (7/10) sekira pukul 22.00 WIB. Setelah sempat terlibat kejar-kejaran dengan warga hingga akhirnya ia terjatuh.



"Pelaku menjambret di Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Wates. Pelaku merampas tas milik YNR yang saat itu sedang dibonceng calon suaminya, IS, 24, warga Kelurahan Wates," ujarnya saat ditemui di Mapolsek Magersari, Selasa (8/10/2019).

Aksi penjambretan itu terjadi saat YNR, dibonceng IS menuju ke sebuah warung. Pasangan muda-mudi yang sebentar lagi naik ke kursi pelaminan itu hendak membeli makan. Saat di depan Balai Kelurahan Wates, dari arah belakang Indra yang mengendarai motor Honda Megapro dengan nomor polisi W 5322 XS mendadak merampas tas korban.

"Korban nyaris terjatuh. Namun, calon suami YNR ini kemudian meneriaki pelaku kemudian mengejarnya. Beberapa pengguna jalan lainnya juga ikut mengejar. Akhirnya pelaku jatuh dan sempat menjadi bulan-bulanan warga," imbuh mantan Kapolsek Trowulan ini.

Warga yang marah dengan aksi pelaku, langsung menjadikan Indra samsak hidup. Hampir seluruh tubuh Indra menjadi sasaran amarah warga. Bahkan, sejumlah bogem mentah mendarat tepat di bagian wajahnya. Beruntung, salah seorang anggota polisi yang sedang melakukan patroli keamanan melintas di lokasi.

Indra lantas diamankan petugas dan langsung dibawa ke Mapolsek Magersari, Kota Mojokerto. Kepada polisi, bapak satu anak ini mengaku baru sekali menjambret. Ia berdalih terbelit kebutuhan rumah tangga. Lantaran kondisinya yang kini menjadi pengangguran.

"Alasan pelaku karena kepepet kebutuhan hidup. Sebab, satu pekan lalu, dia baru saja di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja) dari sebuah perusahaan di Sidoarjo. Tapi ini masih kami selidiki apa benar keterangan pelaku ini," terangnya.

Selain mengamankan pelaku, kata Sulkan, polisi juga menyita sepeda motor Megapro yang digunakan Indra. Sebuah dompet berisi uang Rp700 ribu dan sebuah handphone milik YNR juga diamankan petugas. Akibat perbuatannya, Indra bakal dijerat dengan pasal 363 KUHP ayat 1 huruf 3e dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara



(msd)

loading...