alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Menristekdikti Target Muncul 500 Akademi Komunitas Berbasis Pesantren

Masdarul Khoiri
Menristekdikti Target Muncul 500 Akademi Komunitas Berbasis Pesantren
Menristekdikti M Nasir menergetkan lahirnya 500 akademi komunitas berbasis pesantren.Foto/ist

JEMBER - Menristekdikti melakukan peresmian dan penyerahan Surat Keputusan Pendirian Akademi Komunitas di dua Pesantren di Jember yaitu Akademi Komunitas Al-Hasan dan Akademi Komunitas Asshuniyah. Menteri Nasir memiliki target akan lahir 500 Akademi Komunitas berbasis Pesantren di Indonesia.

Nasir mengatakan Akademi Komunitas berbasis Pesantren dikembangkan berdasarkan potensi daerah masing-masing. Akademi Komunitas Al-Hasan fokus pada pengembangan produk kopi sedangkan Akademi Komunitas Asshuniyah fokus pada bidang perikanan dan kelautan.

Akademi komunitas berbasis pesantren tersebut berupa perguruan tinggi jenjang pendidikan Diploma 1 (D-1) dan Diploma 2 (D-2) yang bertujuan menyiapkan tenaga kerja yang profesional.



“Harapannya nanti para santri di samping menguasai ilmu agamanya, juga punya kompetensi yang lain di luar bidang agama. Program ini untuk menyiapkan tenaga kerja yang terampil dan profesional,” terangnya dalam keterangan pers, Jumat (11/10/2019).

Menristekdikti mengungkapkan, pengetahuan umum tidak kalah penting bagi para santri sebagai modal dalam menjalani kehidupan, terutama pada era kemajuan di bidang teknologi digital pada era revolusi industri 4.0. Sehingga setelah keluar dari pesantren, para santri diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja dan bukan menjadi pencari kerja.

“Tidak lagi santri ke depan hanya pencari kerja, tapi bagaimana bisa menciptakan lapangan kerja. Bukan 'job seeker, tapi job creator'. Ini yang harus kita dorong,” jelasnya.

Pada kunjungan kerja di Jember Menristekdikti didampingi oleh Sekretaris Ditjen Riset dan Pengembangan Prakoso, Direktur Pengembangan Teknologi Industri Ditjen Riset dan Pengembangan Hotmatua Daulay, Direktur Sarana Prasarana Ditjen Sumber Daya Iptek Dikti Mohammad Sofwan Effendi, Direktur Pengembangan Kelembagaan Ditjen Kelembagaan Iptek Dikti Ridwan, serta turut hadir Rektor Universitas Jember serta tamu undangan lainnya.



(msd)

loading...