alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

XL Axiata & BCC Surabaya Dorong Pebisnis Perempuan Makin Produktif

Lukman Hakim
XL Axiata & BCC Surabaya Dorong Pebisnis Perempuan Makin Produktif
PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bersama Bloggercrony Community (BCC) Surabaya menggelar pelatihan pemanfaatan teknologi digital bagi perempuan Jawa Timur (Jatim). Foto/Istimewa

SURABAYA - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bersama Bloggercrony Community (BCC) Surabaya menggelar pelatihan pemanfaatan teknologi digital bagi perempuan Jawa Timur (Jatim) di Hotel Batiqa Darmo, Sabtu (12/10/2019).

Melalui program Sisternet dengan mengambil tema “Sister UKM Go Online”, pelatihan ini mengajarkan kaum perempuan memasarkan produk melalui teknologi dan sarana digital. Sehingga, produktifitas bisa meningkat.

Group Head XL Axiata East Region, Bambang Parikesit, mengatakan, banyak usaha kecil menengah (UKM) yang dimotori kaum perempuan. Namun, banyak di antara mereka tidak paham cara memanfaatkan sarana digital guna meningkatkan produtivitasnya. Pihaknya ingin membantu kaum perempuan pemilik bisnis kecil menengah dengan mengajari mereka menggunakan berbagai sarana digital. “Teknologi digital terus melaju dengan cepat dan menawarkan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat Indonesia,” kata dia.



Dalam kegiatan ini, BCC sebagai partner Kelas Literasi Digital Sisternet menghadirkan Owner Koleksikikie, Riski Hapsari, dan Founder Bloggercrony Community dan Owner Digital Kreativ Hub, Wardah Fajri sebagai pembicara. Masing-masing membawakan materi “Pemasaran Digital yang Efektif untuk UMKM” dan “Optimasi Medsos UKM dengan Konten Kreatif”.

Peserta yang hadir adalah UKM Perempuan dari area Surabaya dan sekitarnya. Surabaya merupakan kota kedua setelah sebelumnya diadakan di Kota Malang akhir Agustus lalu dengan tema yang berbeda.

Untuk kota selanjutnya akan diadakan di Semarang dan Bali dengan tema yang sesuai dengan kebutuhan UKM di area tersebut.

Menurut Bambang, sejak diperkenalkan pada 2015, Sisternet terus berupaya menjadi pelopor dalam menginisiasi solusi bagi permasalahan sosial yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan. Salah satunya adalah pemanfaatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

Ini untuk menjembatani kesenjangan digital yang dianggap dapat menjadi akses bagi perempuan untuk terus maju. “Kami menyediakan Modul Pintar Sisternet yang berisikan informasi, edukasi dalam bentuk konten video untuk Perempuan Indonesia,” kata dia.

Modul Pintar Sisternet, kata dia, dibuat sesuai dengan kebutuhan perempuan. Pengemasannya singkat, padat informasi dan dapat diakses dimanapun dan kapanpun melalui gadget. Hal itu membuat Modul Pintar mudah dijadikan pendamping belajar bagi Perempuan Indonesia. “Selain media Modul Pintar, kelas tatap muka juga harus tetap dilakukan untuk mendukung pembelajaran lebih dalam,” kata Bambang.

Diketahui, BCC merupakan komunitas blogger yang 70% anggotanya adalah perempuan. Para anggota ini berasal dari latarbelakang berbeda. Komunitas ini berdiri sejak 24 Februari 2015 berbasis di Jakarta. Anggotanya tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Di antaranya, Cirebon, Pekalongan, Bandung, Garut, Semarang, Solo, DIY, Surabaya, Malang, Palembang, Padang, Madura, Banyuwangi, Lamongan, Lombok, Makassar, Kendal, Pemalang, Lampung, Indramayu, Kalimantan Timur, Denpasar, Medan, Sidoarjo, dan Bengkulu.

Sementara itu, berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) pada 2018 memperlihatkan, tingkat penetrasi pengguna Internet di Indonesia mencapai 171,17 juta jiwa atau 64,8% dari total populasi. Penetrasi ini diperkirakan masih terjadi seiring pertumbuhan teknologi saat ini. Sedangkan penetrasi internet di kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT) di Indonesia baru mencapai 48,2%.



(nth)

loading...