alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

70% Pekerja Pabrik DIET Bentoel Group Adalah Arek Malang

SINDONEWS
70% Pekerja Pabrik DIET Bentoel Group Adalah Arek Malang
Presiden Komisaris Independen Bentoel Group, Hendro Martowardojo mengatakan, sampai tahun 2019, 70% pekerja dalam Pabrik Dry Ice Expanded Tobacco (DIET) milik Bentoel Group merupakan warga Malang.

MALANG - Presiden Komisaris Independen Bentoel Group, Hendro Martowardojo mengatakan, sampai 2019 sebanyak 70% pekerja Pabrik Dry Ice Expanded Tobacco (DIET) milik Bentoel Group merupakan warga Malang. Sedangkan sisanya berasal dari berbagai daerah di Indonesia.
 
Melalui pabrik DIET, Bentoel Group juga berkomitmen dalam pengembangan sumber daya manusia dengan berbagai pelatihan seperti Environment, Health and Safety (EHS), DIET Technology, DIET Machinery Operation & Troubleshooting, Production Management & DIET Plant Maintenance, Product Quality, dan lain-lain.

Hendro Martowardojo mengemukakan hal itu dalam pidato sambutan pada acara perayaan pengiriman Dry Ice Expanded Tobacco oleh pabrik DIET ke enam (6) negara, yakni ke Korea, Singapura, Vietnam, Pakistan, Sri Lanka, dan Indonesia, di Randuagung, Kabupaten Malang, Selasa (22/10/2019).
 
“Dengan mengusung semangat ‘Made in Bentoel’ dan ‘From Malang to the World’, kehadiran pabrik ini turut membawa nama Malang mendunia karena pabrik di Malang ini adalah satu-satunya di Asia Pasifik,” kata Hendro.  

Hendro mengungkapkan, sampai 2019 ini, secara keseluruhan Bentoel Group telah memperluas ekspor produknya, baik secara langsung maupun tidak langsung, hingga ke 19 negara, termasuk ke negara Jepang dan Korea yang menerapkan standar yang sangat tinggi dan regulasi yang ketat terkait dengan produk tembakau. Negara-negara tujuan ekspor Perusahaan di antaranya adalah Malaysia, Taiwan, Singapura, Hong Kong, dan Kamboja.
 
“Melalui kegiatan ekspor, perusahaan ikut berkontribusi untuk meningkatkan neraca ekspor dan mendatangkan devisa bagi negara Indonesia,” katanya.



Hendro menambahkan, dari tahun ke tahun,pPerusahaan telah melakukan investasi dalam pengembangan fasilitas modern berkelas dunia dan menggunakan teknologi terkini untuk peningkatan kapasitas produksi. Antara tahun 2013 sampai tahun 2018, Perusahaan telah berinvestasi sebesar hampir 5 triliun Rupiah melalui pengadaan mesin-mesin produksi dan berbagai aset tetap.

“Bentoel Group juga berkomitmen mengembangkan keahlian dan kemampuan sumber daya manusianya untuk dapat memenuhi standar internasional dalam pelaksanaan usaha Perusahaan,” pungkas Hendro.

Tampak hadir dalam acara itu, jajaran komisaris dan  direksi Bentoel Group, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai Malang Rudy Hery Kurniawan, Kepala Bidang Fasilitas Kepabeanan dan dan Cukai Kanwil DJBC (Direktorat Jenderal Bea dan Cukai) Jatim II, Koento Wijanarko dan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Malang, Nurbaeti Munawaroh.



(msd)

loading...
Berita Terkait