alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Tim Cobra Rebus Sabu 4,87 Kg Hingga Dimasukkan Kolset, Ada Apa?

Yuswantoro
Tim Cobra Rebus Sabu 4,87 Kg Hingga Dimasukkan Kolset, Ada Apa?
Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban memimpin pemusnahan 4,87 Kg sabu. Foto/Humas Polres Lumajang

LUMAJANG - Tim Cobra Polres Lumajang, akhirnya memusnahkan 4,87 Kg sabu yang berhasil disita dari seorang tersangka jaringan pengedar sabu Sokobanah, Kabupaten Sampang.

(Baca juga: Tim Cobra ke Ibu Kota, Geledah dan Segel Kantor QNET)

Pemusnahan barang haram tersebut digelar di depan Mapolres Lumajang, dengan menghadirkan seluruh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkominda) Kabupaten Lumajang.



Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban yang memimpin langsung proses pemusnahan tersebut, menggunakan metode merebus sabu ke dalam air mendidih sebelum dituangkan ke dalam kloset.

"Agar sabu itu hancur, makanya dimasukkan ke dalam air mendidih. Setelah itu air hasil rebusan sabu tersebut dituangkan ke dalam kloset kamar mandi agar tidak bisa digunakan oleh orang tidak bertanggung jawab," ujar Arsal.

Tim Cobra Rebus Sabu 4,87 Kg Hingga Dimasukkan Kolset, Ada Apa?

Metode tersebut, menurut penyandang gelar doktor hukum bisnis ini, menjadi pilihan lantaran tidak memberikan resiko kepada petugas. "Ini adalah metode yang paling aman dan dapat benar-benar menghancurkan sabu tersebut," katanya.

"Kami menghindari menghancurkan sabu dengan cara di bakar, karena bisa berakibat personel yang membakar sabu tersebut akan terhisap dan positif semuanya. Bahkan orang-orang yang ada di sekitar bisa terpapar asap dari pembakaran sabu," tegasnya.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Lumajang, AKBP Indra Brahmana menyebutkan, sabu yang dimusnahkan oleh Polres Lumajang memiliki kualitas yang sangat tinggi.

"Bisa dilihat dari indeks yang keluar dari alat yang saya bawa ini, bisa dipastikan sabu ini memiliki kualitas nomor satu sehingga memiliki harga di atas rata-rata sabu yang beredar di kalangan pengguna," ujarnya.



(eyt)

loading...