alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Selidiki Perusakan Stadion GBT, Polda Bakal Panggil Suporter

Lukman Hakim
Selidiki Perusakan Stadion GBT, Polda Bakal Panggil Suporter
Tim penyidik Polda Jatim, masih terus bekerja mendalami kasus perusakan Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Foto/Dok.SINDOnews/Ali Masduki

SURABAYA - Polda Jatim hingga kini masih mendalami kasus perusakan dan pembakaran stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya, oleh oknum suporter Persebaya, Bonek.

(Baca juga: Sudah 12 Tersangka, Kasus QNet Kembali Menyeret 2 Tersangka Baru)

Aksi anarkitis tersebut, dilakukan oknum suporter yang kecewa pada pertandingan Persebaya Surabaya melawan PSS Sleman di stadion GBT, Rabu (29/10/2019) lalu.



Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Frans Barung Mangera mengatakan, saat ini sudah teridentifikasi bahwa yang melakukan pembakaran di stadion GBT lebih dari 10 orang. Pihaknya sendiri masih akan melakukan pendalaman mengingat kerusuhan ini melibatkan banyak orang.

Diperkirakan, ada sebanyak 2.200 Bonek yang masuk ke dalam stadion dari 15.000 Bonek yang menyaksikan pertandingan. "Kami komitmen untuk lakukan penegakan hukum," katanya di Mapolda Jatim, Selasa (5/11/2019).

Barung menambahkan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, khususnya penanggungjawab suporter di masing-masing tribun. Dari hasil pengamatan visual ditemukan bahwa, suporter Persebaya yang datang menyaksikan pertandingan, tidak hanya dari Surabaya. Tapi berasal dari kota lain seperti Gresik, Sidoarjo dan Pasuruan.

"Minggu ini kita akan panggil mereka (penanggungjawab Suporter). Beri kami waktu, ini bukan satu dua orang, tapi ribuan orang," tandas Barung.

Seperti diketahui, kerusuhan terjadi ketika wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan Persebaya Surabaya melawan PSS Sleman di stadion GBT, Rabu (29/10/2019) petang.

Di pertandingan tersebut, tim tuan rumah Persebaya Surabaya takluk atas tim tamu PSS Sleman, 2-3. Bonek langsung berhamburan masuk ke lapangan ketika pemain belum masuk ke ruang ganti.

Bahkan, para pemain persebaya menjadi buruan bonek yang terlanjur kecewa dengan hasil beruk Persebaya dari beberapa pertandingan terakhir.

Sebagian dari mereka membentangkan spanduk protes kepada manajemen persebaya. Sebagian lagi bertindak anarkis merusak fasilitas stadion, bahkan mereka juga membakar papan iklan di tengah lapangan dan membakar gawang disisi kiri.



(eyt)

loading...