alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

PN Surabaya Hari Ini Eksekusi Gedung Astranawa

Lukman Hakim
PN Surabaya Hari Ini Eksekusi Gedung Astranawa
Gedung Astranawa. Foto/Istimewa/Astrawan.Net

SURABAYA - Pengadilan Negeri (PN) Surabaya hari ini, Rabu (13/11/2019) memastikan akan mengeksekusi gedung Graha Astranawa.

Eksekusi ini menyusul putusan inkrah yang menyatakan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) selaku pemohon dalam perkara perdata ini sebagai pemilik sah lahan seluas 3.819 meter persegi tersebut.

Juru bicara PN Surabaya Martin Ginting membenarkan upaya eksekusi terhadap gedung Astranawa yang pernah dijadikan kantor PKB Jatim periode 1999 hingga 2006 lalu itu.



Dia memastikan jika persiapan atas eksekusi telah dilakukan. "Ya pagi hari ini jadi dilaksanakan eksekusi pengosongan oleh jurusita PN Surabaya," kata Martin Ginting di Surabaya, Rabu (13/11/2019).

Sebelumnya, PKB memenangkan gugatan atas mantan ketua PKB Jatim, Choirul Anam terkait sengketa lahan dan gedung Astranawa yang terletak di Jalan Gayungsari Timur VIII-IX, Kelurahan Menanggal, Kecamatan Gayungsari, Surabaya. Hal itu berdasarkan surat Pengadilan Negeri (PN) Surabaya No W14.U1/15818/HK.02/11/2019 perihal pemberitahuan eksekusi pengosongan tertanggal 7 November 2019, yang akan dilaksanakan Rabu (13/11/2019).

Dalam surat tersebut dijelaskan, jurusita PN Surabaya akan melaksanakan eksekusi berdasarkan amar putusan PN Surabaya No 86/Pdt.G/2016/PN.Sby tanggal 19 Juli 2016 jo putusan Pengadilan Tinggi Surabaya No 761/Pdt/2016/PT.Sby tanggal 30 November 2016 jo putusan Mahkamah Agung RI No 743 K/Pdt/2018 tanggal 23 April 2018 poin 3 dan poin 9.

Wakil Ketua DPW PKB Jatim, Anik Maslachah menyatakan, pihaknya akan ikut mengawal proses eksekusi yang rencananya akan dilakukan oleh juru sita Pengadilan Negeri Surabaya. "Proses eksekusi tersebut telah melalui proses hukum yang panjang hingga ke Mahkamah Agung (MA). Untuk itu, kasus ini telah mempunyai dasar hukum yang jelas," kata dia.

Sementara itu, mantan Ketua DPW PKB Jatim Choirul Anam menyatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya hukum, yakni menggugat penetapan pengadilan terkait dengan eksekusi Gedung Astranawa. Gugatan tersebut telah didaftarkan ke pengadilan ada Senin (11/11) lalu, dengan nomor perkara 1121/Pdt.Bth/2019/PN.Sby.

"Dengan adanya proses hukum yang saat ini tengah berjalan, maka sudah selayaknya eksekusi tersebut tidak dilaksanakan," pungkas dia.



(nth)

loading...