alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Maxi Brilian Sangsikan Keberanian Pemkot Blitar Tegakkan Hukum

Solichan Arif
Maxi Brilian Sangsikan Keberanian Pemkot Blitar Tegakkan Hukum
Petugas Satpol PP saat melakukan penutupan tempat karaoke Maxi Brilian di Blitar.Foto/dok

BLITAR - Munculnya pro dan kontra terkait rencana beroperasinya kembali tempat hiburan malam karaoke Maxi Brilian di Kota Blitar dianggap hal biasa. Pihak Maxi Brilian justru menyangsikan keberanian Pemkot Blitar menegakkan putusan PTUN yang membolehkan Maxi Brilian beroperasi kembali.

Sebab akar persoalan ribut ribut yang terjadi adalah karena ketidaktegasan Pemkot Blitar dalam menegakkan putusan hukum yang berlaku. "Problemnya apakah pemerintah (Pemkot Blitar) punya keberanian dalam menegakkan hukum (putusan PTUN),  "ujar Mulyono selaku kuasa hukum Maxi Brilian kepada Sindonews.com Sabtu (16/11/2019).

Polemik Maxi Brilian memasuki babak baru setelah gugatan owner Maxi Brilian kepada Pemkot Blitar dikabulkan hakim PTUN. Hakim juga memerintahkan Pemkot Blitar mencabut SK no 35 dan 36 yang menjadi dasar penutupan paksa.



Maxi Brilian ditutup paksa setelah penggerebekan oleh Polda Jawa Timur menemukan adanya praktik tarian telanjang (striptis) dan layanan seks bebas di salah satu room karaoke.

Peristiwa itu berlangsung akhir 2018 lalu. Langkah Pemkot Blitar didahului adanya desakan sejumlah ormas Islam yang mengatasnamakan Aliansi Ormas Islam Blitar Raya.

Desakan (penutupan paksa) itu juga mendapat dukungan legislatif. Bahkan penutupan paksa itu tidak hanya berlaku bagi Maxi Brilian. Sebanyak 8 karaoke lain ikut terkena imbasnya.

Sementara dengan rencana beroperasinya kembali Maxi Brilian Sabtu ini (16/11), spanduk penolakan yang mengatasnamakan warga masyarakat telah bermunculan.

Mulyono menanggapi reaksi itu dengan santai. Menurutnya pro kontra sebagai hal yang lumrah. Secara hukum kliennya dibolehkan beroperasi kembali kapan saja.

Namun untuk kepastian waktu launching dilakukan, kata Mulyono kliennya yang lebih tahu. "Secara hukum boleh atau dikabulkan, "ungkapnya.

Informasi yang dihimpun, launching atau beroperasinya kembali Maxi Brilian akan dibuka dengan sejumlah rangkaian kegiatan keagamaan. Diantaranya dengan memberi santunan kepada yatim piatu.

Ketua Ansor NU Kota Blitar Hartono menegaskan keputusan penolakan beroperasinya kembali Maxi Brilian sudah bulat. Bahkan dalam hal ini Ansor - Banser kata Hartono berada di belakang warga penolak Maxi Brilian.

Jika memang tetap nekat beroperasi kembali, Ansor bersama ormas lainnya akan mendesak Pemkot Blitar untuk segera melakukan upaya hukum melawan putusan PTUN. "Kita akan bersama sama mendatangi Pemkot Blitar untuk mendesak segera dilakukannya langkah upaya hukum, "tegas Hartono



(msd)

loading...