alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

18 Pucuk Meriam Caesar Diajak Keliling Ngawi, Ada Apa?

Yuswantoro
18 Pucuk Meriam Caesar Diajak Keliling Ngawi, Ada Apa?
Yonarmed 12 Divif 2 Kostrad, melakukan kirab 18 pucuk meriam 155 mm Caesar di wilayah Kabupaten Ngawi. Foto/Dok.Yonarmed 12 Divif 2 Kostrad

NGAWI - Prajurit Yonarmed 12 Divif 2 Kostrad, "menggegerkan" warga Kabupaten Ngawi, saat barisan truk membawa 18 pucuk meriam 155 mm Caesar berkeliling di pusat kota.

Warga sangat terhibur, saat menyaksikan deretan alat utama sistem pertahanan (Alutsista) andalan TNI tersebut, "berjalan-jalan" keliling jalanan pusat Kabupaten Ngawi, untuk melakukan pemanasan.

Danyonarmed 12 Divif 2 Kostrad, Letkol Arm. Ronald, F. Siwabessy mengatakan, jika pemanasan tersebut, sesuai dengan prosedur perawatan yang telah ditentukan.



"Ada dua jenis pemanasan. Pertama, bisa dilakukan di tempat dan yang kedua, pemanasan on road atau di jalan," tegas alumni Akademi Militer (Akmil) 2002 ini.

Pemanasan on road kali ini, menurutnya, dilakukan dengan menempuh jarak sejauh 20 kilometer (Km). "Itu bertujuan merawat dan melancarkan sistem kerja hidrolik dari meriam tersebut," ungkapnya.

18 Pucuk Meriam Caesar Diajak Keliling Ngawi, Ada Apa?

Sebagai salah satu alutsista canggih dan modern, ujar Ronald, kemampuan prajurit dan Meriam Caesar harus terus terjaga dan ditingkatkan.

"Bukan sebatas mengawaki saja, prajurit Yonarmed 12 Divif 2 Kostrad, juga harus profesional dalam hal pemeliharaan. Sebab, perawatan alutsista merupakan suatu hal yang wajib dilakukan," ujar perwira menengah TNI AD kelahiran Kota Ambon ini.
    
Terpisah, Danmenarmed 1 Divif 2 Kostrad, Kolonel Arm. Didik Harmono menambahkan, jika pemeliharaan alutsista dan peningkatan kemampuan prajurit Artileri Medan (Armed), merupakan suatu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh prajurit di jajarannya.

Selain sesuai prosedur, upaya tersebut merupakan salah satu hal yang mampu mendukung keberhasilan, sekaligus tugas pokok TNI AD dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan negara.

"Alutsista yang modern dan canggih, akan menjadi suatu hal yang sia-sia jika tidak di dukung oleh prajurit yang profesional. Terutama dalam mengawaki maupun memelihara alutsista itu," tegasnya.



(eyt)

loading...