alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Diduga Depresi Pemuda Abar-abir Jeburkan Diri ke Bengawan Solo

Ashadi Iksan
Diduga Depresi Pemuda Abar-abir Jeburkan Diri ke Bengawan Solo
Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo saat memimpin pencarian di Jembatan Sembayat. Foto/SINDOnews/Ashadi Iksan

GRESIK - Masyarakat yang melintas Jembatan Sembayat digegerkan oleh aksi seorang pengendara motor yang melompat ke Bengawan Solo. Sampai berita ditulis belum ditemukan.

Data polisi pengendara motor itu bernama Muhammad Fuad Thofi Ikhsan (23). Warga Desa Abar-abir RT 5 RW 3 Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik.

Informasinya, peristiwa itu terjadi pukul 17.30 WIB. Saat itu, korban mengendarai motor Honda Supra W 6853 MH berhenti di atas jembatan. Langsung menjeburkan ke Bengawan Solo.



"Sempat, korban terlihat terseret arus ke sisi timur," kata Sholihuddin (36) warga Sembayat, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

Korban berbaju koko lengkap dengan sarung dan peci warna putih. Hingga kini, belum diketahui motif aksi lonjat jembatan yang dilakukan oleh korban.

Diduga Depresi Pemuda Abar-abir Jeburkan Diri ke Bengawan Solo

Kapolres Gresik, AKBP Kusworo Wibowo mengatakan sebelum korban terjun ke sungai, pria yang diduga sedang mengalami depresi itu terlihat beberapa kali bolak-balik di atas jembatan dengan menggunakan motor.

"Kasus ini ditangani oleh Polsek Manyar. Sementara kami akan melakukan identifikasi kendaraan yang dibawa korban melalui plat nomor untuk mencari tahu identitasnya," imbuhnya.

Di tempat lain, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, Tarso Sagito langsung menerjunkan lima personil SAR yang dibekali satu perahu karet menuju TKP. Di samping itu, BPBD juga telah berkoordinasi dengan Satuan Polisi Air (Satpol Air) agar bisa menerjunkan penyelam.

"Kami dibantu Satpol Air akan melakukan pencarian selama 7 hari. Semoga korban segera bisa ditemukan," kata Tarso.

Sementara itu, akibat kejadian ini lalu lintas jembatan Sembayat dari Manyar ke arah Bungah mengalami kemacetan parah. Sebab, banyak pengendara maupun masyarakat sekitar yang berbondong-bondong menuju TKP untuk melihat kejadian ini.



(eyt)