alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Gedung SMP Bukti Suap Wali Kota Blitar, Sudah Bisa Ditempati

Solichan Arif
Gedung SMP Bukti Suap Wali Kota Blitar, Sudah Bisa Ditempati
Anggota DPRD Kota Blitar, saat mengunjungi gedung SMP Negeri 3 Kota Blitar yang pembangunannya sempat berhenti gara gara OTT KPK tahun 2018 lalu. Foto/Ist.

BLITAR - Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK yang menjerat Wali Kota Blitar, Samanhudi Anwar tahun 2018 sempat memacetkan pembangunan gedung SMP Negeri 3 Kota Blitar.

Paska ditangkapnya Samanhudi Anwar yang sekaligus menjadikannya non aktif dari jabatan Wali Kota Blitar, bangunan SMP Negeri 3 Kota Blitar sempat mangkrak.

Proyek pembangunan gedung sekolah tersebut, bahkan sempat dihentikan KPK karena menjadi barang bukti suap (gratifikasi), kini sudah hampir selesai proses pembangunannya.



Pekerjaan yang tersisa tinggal pemasangan paving dan perbaikan sarana olahraga. Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Blitar, Samsul Hadi pada pertengahan tahun 2020 atau memasuki ajaran baru, gedung SMP Negeri 3 Kota Blitar, sudah bisa ditempati.

"Pemindahan (dari gedung lama ke gedung baru) siswa akan dilakukan bertahap," ujar Samsul Hadi kepada wartawan. Siswa yang lebih dulu dipindah adalah kelas 7 yang berjumlah 320 anak. Berikutnya menyusul siswa kelas 8 dan 9.

Gedung SMP Negeri 3 Kota Blitar, memiliki 30 ruang kelas ditambah ruang guru dan laboratorium. Pembangunan gedung menggunakan mekanisme pembiayaan multiyears. Besar dana yang dialokasikan tahun 2018 Rp11 miliar.

Kemudian pada tahun 2019 ditambah Rp23 miliar. Ketua Komisi I DPRD Kota Blitar, Said Novandi membenarkan gedung SMP Negeri 3 Kota Blitar, sudah bisa ditempati. Untuk memastikan itu pihaknya sempat datang ke lokasi.

"Gedung sudah siap. Tinggal halaman dan lapangan upacara yang perlu dipaving. Kemudian juga penghijauan," kata Said.



(eyt)

loading...