Lagi, Lima WNI Diculik Abu Sayyaf di Perairan Sabah

Minggu, 19 Januari 2020 - 21:17 WIB
Lagi, Lima WNI Diculik...
Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
Aksi penculikan kelompok Abu Sayyaf terhadap warga negara Indonesia (WNI) kembali terjadi. Setelah sebelumnya tiga WNI berhasil dibebaskan, kini lima WNI kembali jadi korban penculikan kelompok yang berbasis di Filipina selatan itu.

Dikutip dari laman The Star, Minggu (19/1/2020), kelima WNI tersebut diculik di perairan Sabah, Malaysia, tidak jauh dari tempat tiga pelaut Indonesia diculik sebelumnya.

Menurut pernyataan polisi setempat, penculikan terjadi pada Kamis malam ketika delapan WNI sedang memancing. Namun tiga dari mereka dibebaskan.

Menurut tiga WNI yang dibebaskan, enam penculik dengan topeng hitam di atas kapal cepat menangkap kapal penangkap ikan mereka. Para penculik kemudian membawa mereka ke perairan lepas Filipina sebelum mengizinkan ketiga orang tersebut pergi ke perairan Malaysia dengan kapal penangkap ikan, kata pernyataan itu.

Komandan Komando Keamanan Sabah Timur (Esscom) Hazani Ghazali mengatakan bahwa orang-orang bersenjata itu berada di speedboat dan melarikan diri ke negara tetangga setelah mengambil lima sandera.

Sekitar jam 1 siang pada hari Jumat, nelayan setempat mengatakan kepada polisi laut di Lahad Datu bahwa mereka telah melihat jaring ikan di daerah tersebut tetapi tidak dapat menemukan pukat atau krunya di sekitar Tambisan.

Pada jam 9 malam, pasukan keamanan Esscom menemukan kapal pukat menuju Tambisan dan pasukan elit naik kapal pukat dan menemukan tiga anggota kru di dalamnya.

Para awak yang diculik adalah kapten Arsyad Dahlan (41), La Baa (32), Riswanto Hayano (27), Edi Lawalopo (53), dan Syarizal Kastamiran (29). Semuanya adalah warga negara Indonesia yang bekerja di perusahaan perikanan yang berbasis di Sandakan.

Kelompok-kelompok penculik di bawah kendali orang-orang bersenjata Abu Sayyaf Salip Murah dan Mike Apo telah mengintai di sepanjang perbatasan laut antara Sabah dan rantai pulau Tawi Tawi Filipina dalam memburu target mereka yang bernilai.

Sebelumnya pada 5 Januari, Indonesia dan Filipina bersama-sama membebaskan Muhammad Farhan (27), salah satu dari tiga warga negara Indonesia yang diculik oleh kelompok Abu Sayyaf sejak September 2019. Sebelumnya, dua rekan pelautnya telah dibebaskan.

Penculikan terbaru telah meningkatkan jumlah warga negara Indonesia yang diculik oleh kelompok tersebut menjadi 41 sejak 2016. Menurut Kementerian Luar Negeri sebagian besar dari mereka telah dibebaskan.
(nth)
Berita Terkait
Tiga WNI Korban Sandera...
Tiga WNI Korban Sandera Abu Sayyaf Group Berhasil Diselamatkan
1 WNI Sandera Abu Sayyaf...
1 WNI Sandera Abu Sayyaf Tewas, RI Perlu Minta Ketegasan Filipina
1 WNI Sandera Abu Sayyaf...
1 WNI Sandera Abu Sayyaf Tewas, Farhan: Kami Sangat Terpukul
Seorang Warga Indonesia...
Seorang Warga Indonesia yang Disandera Abu Sayyaf Tewas Ditembak
KBRI Manila Terima 4...
KBRI Manila Terima 4 WNI Korban Sandera Abu Sayyaf Group
Kabar Baik, WNI Terakhir...
Kabar Baik, WNI Terakhir yang Jadi Sandera Abu Sayyaf Telah Dibebaskan
Berita Terkini
Puncak Arus Balik, Jalur...
Puncak Arus Balik, Jalur Arteri Pantura Cirebon Macet 6 Km
33 menit yang lalu
Cirebon Diguyur Hujan...
Cirebon Diguyur Hujan Deras, Arus Balik di Pantura dan Tol Palikanci Merayap
58 menit yang lalu
Puncak Arus Balik Pemudik...
Puncak Arus Balik Pemudik Motor Diprediksi Malam Ini
1 jam yang lalu
Jalan Pantura Bekasi...
Jalan Pantura Bekasi Arah Pulogadung Banjir, Lalu Lintas Macet 3 Km
1 jam yang lalu
73.000 Kendaraan Lintasi...
73.000 Kendaraan Lintasi Tol Cipali Menuju Jakarta Hari Ini, Arus Balik Ramai Lancar
2 jam yang lalu
Arus Balik Lebaran,...
Arus Balik Lebaran, Tol Jakarta-Cikampek KM 56 Padat Sore Ini
2 jam yang lalu
Infografis
Danau Laguna Verde,...
Danau Laguna Verde, Danau Paling Beracun di Dunia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved