alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Satreskoba Polres Gresik Bekuk Pengedar Sabu Asal Madura

Ashadi Iksan
Satreskoba Polres Gresik Bekuk Pengedar Sabu Asal Madura
Tersangka Muhammad Sahri saat diamankan di Mapolres Gresik. Foto/SINDOnews/Ashadi Iksan

GRESIK - Anggota Satsreskoba Polres Gresik, berhasil menangkap bandar sabu asal Muktesareh, Kedungdung, Kabupaten Sampang, saat membawa 10 paket sabu siap edar.

Tersangka yang ditangkap tersebut, diketahui bernama Mohammad Sahri (20). Pemuda tamatan SMP ditangkap di Jalan Hulaan, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, tepatnya di depan Perumahan Ladiva, Minggu (26/1/2020) dini hari.

Tersangka yang mengendarai Yamaha NMax bernomor polisi W 3638 BI, ditangkap tanpa melakukan perlawanan. Kunci motornya langsung diambil polisi, dan digelandang untuk diperiksa.



Dari jok motornya ditemukan paket sabu masing-masing seberat 1,62 gram; 1,60 gram; 1,58 gram; 1,40 gram; 1,34 gram; 1,08 gram; 0,96 gram; 0,36 gram; 0,36 gram; dan 0,28 gram. Tersangka juga membawa satu plastik klip isi dua butir pil ekstasi dengan berat 0,90 gram.

Kasatreskoba Polres Gresik, AKP Heri Kusnanto mengatakan, tersangka merupakan pengedar narkoba yang beroperasi cukup lama di wilayah Kabupaten Gresik. "Pengakuannya hampir dua tahun, tapi ini lebih dari dua tahun. Dia saat mengedarkan sendirian. Jadi ada pesanan dia datangi," ujarnya, Senin (27/1/2020).

Tersangka memilih mengontrak sebuah rumah di Dusun Grogol Gang 2, Desa Laban, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, karena permintaan narkoba cukup tinggi di wilayah Menganti. "Pembelinya rata-rata anak-anak milenial, pelajar, dan pemuda. Ada juga pekerja pabrik," tuturnya.

Tersangka membeli sabu dari pulau Madura, Surabaya, dan Gresik. Saat pulang ke Sampang, tersangka membawa sabu kemudian dijual secara eceran. Mulai paket hemat hingga paket seperempat atau supra. "Kalau diecer untungnya katanya lebih banyak. Dijual dengan harga Rp400 ribu-1,5 juta," kata Hari.



(eyt)