alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Khofifah Kawal Kepulangan 65 Warga Jatim Pascakarantina di Natuna

Lukman Hakim
Khofifah Kawal Kepulangan 65 Warga Jatim Pascakarantina di Natuna
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa akan mengawal kepulangan 65 warga Jatim pascakarantina di Natuna. Foto/Dok

SURABAYA - Sebanyak 65 warga Jawa Timur (Jatim) dari Wuhan Tiongkok yang telah menjalani masa karantina selama 14 hari di Natuna Kepulauan Riau direncanakan akan tiba di Jatim pada hari Sabtu (15/2/2022).

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan mereka sehat dan diperbolehkan untuk kembali ke daerah asalnya masing-masing.

Terkait hal tersebut, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengaku akan secara kontinyu berkoordinasi dengan tim Kemenkes sampai proses pemulangan.



"Kami akan kawal betul proses pemulangannya. Memastikan ke 65 orang tersebut bisa kembali sehat dan kembali berkumpul dengan keluarganya. Kepulangan mereka sudah ditunggu-tunggu keluarga," kata Khofifah, Jumat (14/2/2020)

Diketahui, dari 238 WNI yang dibawa pulang dari Wuhan Tiongkok, sebanyak 65 diantaranya berasal dari Jatim. Rinciannya dari Sidoarjo 3 orang, Surabaya 34 orang, Tuban 1 orang, Banyuwangi 1 orang, Bojonegoro 1 orang, Bondowoso 1 orang, Gresik 1 orang, Jember 1 orang, Kediri 4 orang, Lamongan 2 orang, Lumajang 4 orang, Malang 7 orang, Pamekasan 1 orang, Ponorogo 1 orang, dan Probolinggo 3 orang.

Khofifah mengatakan, masyarakat Jatim tidak perlu khawatir berlebihan dalam merespon kepulangan WNI asal Wuhan tersebut. Khofifah memastikan seluruh WNI tersebut dalam kondisi sehat.

"Kemenkes sudah melakukan observasi selama 14 hari. Tidak ada satupun dari mereka yang menunjukkan gejala terinfeksi virus corona. Mereka mengantongi surat keterangan sehat dari Kemenkes, jadi tidak perlu khawatir," kata dia.

Meski demikian, Khofifah tetap mengingatkan ancaman penularan virus corona tersebut dengan terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Dia juga mengimbau masyarakat untuk tidak menganggap sepele jika ada anggota keluarga yang mengalami gejala layaknya mereka yang terinfeksi virus corona.

"Kalau ada anggota keluarga yang panas tinggi, batuk, serta sesak nafas, agar segera melakukan pemeriksaan ke Rumah Sakit terdekat dan melaporkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota setempat. Pemprov Jatim menyiapkan tiga rumah sakit untuk memberikan layanan terkait ini yaitu RS dr. Soetomo Surabaya, RS dr Saiful Anwar Malang dan RS dr Soedono Madiun," kata dia.



(nth)