alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Menyedihkan, Situs Kolam Segaran di Mojokerto Mengering

Tritus Julan
Menyedihkan, Situs Kolam Segaran di Mojokerto Mengering
FOTO/SINDONews/Tritus Julan

MOJOKERTO - Kemarau panjang menyebabkan keringnya kolam segaran. Bahkan, kolam raja peninggalan Kerajaan Majapahit itu hampir tak berair.

Kekeringan di kolam yang berada di Desa/Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto kali ini merupakan terparah. Dasar kolam tak hanya mengeringkan, bahkan kondisinya hingga pecah-pecah. Selain tak lagi bisa ditebar ikan, kolam ini juga tak lagi bisa mengairi sawah petani.

Kolam Segaran merupakan wisata andalan di Trowulan. Selain memiliki sejarah Kerajaan Majapahit, kolam seluasa empat kali lapangan sepak bola itu juga kerap dipakai untuk wisata memancing. Namun sejak beberapa bulan ini, kolam segaran seakan mati. Airnya terus menyusut hingga habis.



Wisatawan banyak yang kecewa setelah melihat kondisi kolam segaran yang berubah menjadi pelataran dengan tanah yang pecah-pecah. Namun, sebagain justru menikmati pemandangan itu. Karena sejauh ini, mereka belum pernah melihat dasar dan kedalaman kolam.

Misti Prihatini, salah satu warga Trowulan mengungkapkan, sudah sekitar dua bulan ini kolam segaran kering. Sejak musim kemarau lalu, debit air kolam terus menyusut. "Karena irigasi sawah juga kering. Sejauh ini tak pernah separah seperi sekarang," ujar Misti.

Selama ini, pemerintah desa setempat menebar berbagai jenis ikan. Karenanya, banyak wisatawan yang memilih memilih memancing di kolam yang konon menjadi tempat raja Majapahit menjamu tamu-tamu pentingnya. "Sudah lama tidak ada orang memancinh karena memang tidak ada airnya," pungkasnya.

Novayanti Kristi, salah satu wisatawan mengatakan, meski tak berair, kolam segaran masih tetap indah. Menurutnya, strukrur batu bata kuno yang menjadi dinding kolam terlihat indah. "Tetap eksotis. Hanya memang kelihatannya agak aneh, kolam tanpa air," ungkap Kristi.



(vhs)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif