alexametrics
TOPIK TERPOPULER

Via Vallen dan Nella Kharisma Bakal Diperiksa Direskrimsus Polda Jatim

Rahmat Ilyasan, Lukman Hakim
Via Vallen dan Nella Kharisma Bakal Diperiksa Direskrimsus Polda Jatim
Via Vallen dan Nella Kharisma. Foto/SINDOnews/Dok/Ali Masduki

SURABAYA - Buntut dari kosmetik oplosan yang melibatkan endorse beberapa artis, Polda Jawa Timur akan memanggil artis Via Vallen dan Nella Kharisma untuk dimintai keterangannya.

Direncanakan Via Vallen dijadwalkan pekan depan menghadap penyidik. Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera. Beberapa artis akan dipanggil Direskrimsus Polda Jawa Timur. Untuk yang pertama, Via Vallen dan Nella Kharisma akan dijadwalkan pekan depan sebagai saksi.

Pemanggilan tersebut  dilakukan untuk mengetahui sejauh mana keterlibatan sang artis dalam kasus kosmetik oplosan itu. “Via Vallen akan diperiksa dan selanjutnya Nella Kharisma dan menyusul artis-artis lainya yang menjadi endorse sebanyak tujuh artis,” kata dia di Mapolda Jatim, Surabaya (6/12/2018).

Seperti diketahui beberapa artis yang menjadi endorse tersebut dibayar oleh tersangka sebesar Rp 7- 15 juta setiap pekannya.

Sementara itu, penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Jatim terus melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Kartika Indah Lestari. Kartika adalah pembuat kosmetik oplosan merk Derma Skin Care.

Diketahui, omset tersangka dari penjualan kosmetik illegal ini mencapai Rp300 juta perbulan. Praktik ini sudah berjalan selama dua tahun. Bahan kosmetik yang digunakan tersangka merupakan campuran dari sejumlah merek terkenal. Antara lain, Marcks Beauty Powder, Mustika Ratu, Sabun Papaya, Vivo Lotion, Vasseline, Sriti dan lain-lain.

Produk-produk tersebut kemudian dikemas ulang ke dalam tempat kosong dengan merek DSC Beauty. Untuk memasarkan produk tersebut, tersangka mempromosikan melalui media sosial. Artis-artis yang menjadi endorse, memposting produk ini (DSC Beauty) di instagram. DSC Beauty dibanderol mulai dari Rp350.000 hingga Rp500.000 per paketnya. Dalam sebulan, tersangka mampu menjual sebanyak 750 paket.



(vhs)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif