alexametrics
TOPIK TERPOPULER

Pasutri Sulit Punya Anak, Bisa Coba Konsumsi Madu Amil

Nuriwan Trihendrawan
Pasutri Sulit Punya Anak, Bisa Coba Konsumsi Madu Amil
Pasangan suami istri mendambakan hadirnya buah hati. Foto/Ist

JAKARTA - Setiap pasangan suami istri (Pasutri) pasti mendambakan untuk mendapatkan buah hati sebagai pelengkap kebahagiaan. Tapi beberapa pasutri masih ada yang sulit mendapatkannya.

Seperti dialami pasutri Ahmad dan Siti asal Sulawesi Selatan yang sudah menikah 1 tahun tapi masih belum dikaruniai keturunan. "Sedih ketika sudah menikah namun tak kunjung istri hamil, karena saya tidak mau menunda kehamilan. Tetapi saat itu istri saya sulit hamil dikarena azoospermia," kata Ahmad kepada SINDOnews, Jumat (22/5/2020).

Hal yang sama dialami pasangan Aris dan Lusiana asal Riau. Pasutri ini menunggu kehadiran buah hati hingga dua tahun.  (Baca juga: Mau Cepat Hamil, Makan Buah 'Perangsang Daya Seksual' Ini)

Namun akhirnya keinginan kedua pasangan ini untuk memiliki buah hati menjadi kenyataan. "Jadi saya melihat postingan Syahnaz Sadiqah, adiknya Raffi Ahmad tentang khasiat konsumsi madu, dan ternyata berhasil," kata dia.

Produk Madu Amil memang dibuat khusus untuk mempercepat proses kehamilan. "Produk kami memiliki kandungan safron yang langsung diimpor dari Timur Tengah. Safron diketahui memiliki banyak manfaat, salah satunya untuk program kehamilan," kata dia.

Menurut dia, ada banyak manfaat dan khasiat produknya. Antara lain mampu meningkatkan kinerja rahim, menguatkan dinding rahim, mencegah penyakit kista, dan melancarkan haid. Sementara bagi pria dapat meningkatkan hormon dan kualitas sperma.

Diakuinya, produknya juga telah dipercaya oleh beberapa selebritas di Indonesia, seperti Syahnaz Sadiqah, Celine Evangelista, hingga YouTuber Arif Muhammad.



(nth)

preload video
Berita Terkait
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak