alexametrics
TOPIK TERPOPULER

Hanya Ada Dua Petinju Legendaris, Tyson dan Muhammad Ali

Susanto
Hanya Ada Dua Petinju Legendaris, Tyson dan Muhammad Ali
Anthony Joshua (tengah, atas) menyebut dua petinju legendaris dunia hanyalah Mike Tyson dan Muhammad Ali. Foto/The Sun

LONDON - Petinju asal Inggris, Anthony Joshua, berkomentar soal  rencana comeback Mike Tyson. Menurut dia, Tyson adalah petarung legendaris yang mendedikasikan hidup untuk tinju.

Di mata Anthony Joshua hanya ada dua petinju legendaris di mata Joshua. Yakni, Mike Tyson dan Muhammad Ali.

Joshua, 30 tahun, saat ini adalah raja kelas berat dengan koleksi sabuk juara dunia IBF, IBO, WBA, dan WBO di tangan. Kepada The Sun, Joshua mengatakan Tyson adalah sosok petinju yang menginsipirasi dirinya terjun ke olahraga tersebut, (Baca juga: Holyfield Yakin Bisa Redam Tyson, Masih Bisa Andalkan Jab)

“Jika Mike Tyson kembali ke ring, maka saya akan senang melihatnya. Saya pasti jadi salah satu penonton di sana. Itu pasti,” kata Joshua dikutip The Sun, Jumat (22/5/2020).

Meski berbeda zaman, Joshua mengaku belajar banyak dari teknik bertarung Mike Tyson. Dia mengaku beruntung karena masih bisa menyaksikan duel Tyson melalui video rekaman yang beredar di internet.

“Saya melihat video pertarungannya di Youtube,” kata Joshua.

Menurut Joshua, ada banyak petinju hebat yang turun di kelas berat. Namun, hanya dua yang dianggapnya sebagai petinju legendaris di muka bumi.

“Pendapat saya hanya dua wajah tinju yang diakui secara global pada tingkatan itu. Mereka adalah Muhammad Ali dan Mike Tyson,” kata Joshua.

Tyson sendiri dalam berbagai kesempatan sering menyinggung hal itu. Menurut dia, saat ini tidak ada petinju yang bisa menandingi kekuatannya di dunia, kalau pun ada, kata Tyson, dia adalah Muhammad Ali yang telah meninggal pada 2016.



(nth)

preload video
Berita Terkait
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak