alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Hingga Akhir 2018, Inflasi Jatim Diprediksi Meningkat

Lukman Hakim
Hingga Akhir 2018, Inflasi Jatim Diprediksi Meningkat
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Jatim, Difi Ahmad Johansyah menyebut tekanan inflasi sampai dengan akhir tahun 2018 diperkirakan meningkat. Foto/Ilustrasi

SURABAYA - Tekanan inflasi sampai dengan akhir tahun 2018 diperkirakan meningkat. Sampai dengan Oktober 2018, inflasi tahunan Jatim mencapai 2,93 persen, masih dalam batas sasaran inflasi 3,5 persen.

Salah satu pemicu inflasi adanya periode musim tanam di pertengahan triwulan IV 2018 sampai awal triwulan I 2019. Lalu, berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) menunjukkan, Jatim sampai dengan akhir tahun 2018 masih dihantui bencana banjir.

Namun bencana itu masih dalam taraf rendah hingga sedang. “Setra pangan di Jatim seperti di Jember, Jombang, Lamongan dan Malang menjadi salah satu daerah rawan banjir,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPBI) Jatim, Difi Ahmad Johansyah, Minggu (16/12/2018).



Kemudian, harga emas dunia diperkirakan masih akan meningkat sampai dengan akhir tahun 2018, dan mulai turun di tahun 2019. Hal ini berpotensi meningkatkan harga emas domestik dalam jangka pendek.

Sementara itu, penurunan harga emas di 2019 diperkirakan mendorong kenaikan permintaan emas yang intensitasnya meningkat jika nilai tukar rupiah menguat atau stabil. “Harga minyak dunia juga diperkirakan meningkat di tahun 2018. Kondisi ini berpotensi mendorong tekanan inflasi, khususnya dari sisi core inflation dan administered price,” imbuhnya.

Dia menandaskan, beberapa indikator survei KPBI Jatim menunjukkan, potensi kenaikan konsumsi dan perbaikan kinerja ekonomi. Pada triwulan IV 2018, beberapa indikator Survei Konsumen BI menunjukkan peningkatan untuk ekspektasi penghasilan, kondisi ekonomi, dan ketersediaan lapangan kerja.

Sejalan dengan hal tersebut, ekspektasi tabungan menurun. Ini menunjukkan terjadi peningkatan konsumsi yang mendorong peningkatan permintaan barang dan jasa. Sehingga berpotensi meningkatkan tekanan inflasi,” pungkas Difi. (lukman hakim)



(vhs)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif