alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Pamit Ambil Obat, di Tengah Jalan Kehormatan Bunga Dibegal Pacar

Solichan Arif
Pamit Ambil Obat, di Tengah Jalan Kehormatan Bunga Dibegal Pacar
Heri Susanto (25) warga Desa Dawuhan, Kecamatan Kademangan Kabupaten Blitar, ditangkap Polres Blitar, karena kasus pemerkosaan. Foto/SINDOnews/Solichan Arif

BLITAR - Gara-gara hendak mengambil obat di rumah kerabatnya, Bunga (bukan nama sebenarnya), gadis pelajar SMA di Kabupaten Blitar, kehilangan kehormatannya.

Di dalam gubuk tengah sawah, Bunga dipaksa berhubungan badan. Tragisnya, usai digagahi, Bunga dilarang pergi kemana-mana, sampai pihak keluarga yang kebingungan mencari, menemukannya.

"Saya telah memaksanya berhubungan," tutur Heri Susanto (25) warga Desa Dawuhan, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar. Heri telah ditangkap aparat Polres Blitar. Dia mengakui seluruh perbuatannya.



Perbuatan biadab itu berawal dari dering pesan WA (Whatsapp). Dalam pesan, Heri Susanto  meminta Bunga untuk mampir ke rumah neneknya (nenek Heri). Bunga yang dalam perjalanan hendak mengambil obat di rumah saudaranya, tidak merasa curiga.

Dia merasa sudah mengenal Heri cukup dekat. Dia dan Heri juga dapat dikatakan berpacaran. Karenanya Bunga dia langsung mendatangi tempat seperti yang diminta Heri dalam pesan WAnya.

Singkat cerita, usai ngobrol cukup panjang, Bunga berpamitan melanjutkan tujuannya mengambil obat. Namun oleh Heri dilarang, lalu diajak menuju gubuk di tengah sawah, yakni berada di belakang rumah.  

Di gubuk itulah pemerkosaan terjadi. Heri mengatakan, Bunga yang sebelumnya selalu menolak keinginannya, akhirnya berhasil dipaksanya. "Dia (Bunga) selalu tidak mau. Karenanya saya paksa," kata Heri kepada petugas.

Menurut Kapolres Blitar, AKBP Anissullah M. Ridha, korban sempat berontak dan bereriak. Namun pelaku langsung membekap mulut korban, sehingga teriakannya tidak ada yang mendengar.

"Korban melawan dengan memberontak dan berteriak. Namun mulutnya kemudian dibekap," ujarnya. Usai berhubungan Heri melarang Bunga untuk pergi. Bahkan sampai petang datang, keduanya masih berada di dalam gubuk.

Sementara karena tidak kunjung pulang, keluarga Bunga memutuskan mencari. Begitu ada lampu senter menyinari gubuk dan tahu mereka tengah mencari Bunga, Heri memutuskan kabur.

Dari keterangan Bunga, pihak keluarga langsung memutuskan membawa kasus asusila itu ke kepolisian. Tidak menunggu waktu lama Heri Susanto langsung ditangkap.

"Dalam kasus ini pelaku dijerat UU No. 35/2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," kata Anissulah.



(eyt)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif