alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Mau Ditilang, Pengendara Sepeda Motor di Lumajang Ngamuk

Yuswantoro
Mau Ditilang, Pengendara Sepeda Motor di Lumajang Ngamuk
Kanit Turjawali Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Lumajang, Ipda Maryanto ditantang berkelahi pelanggar lalulintas. Foto/Ist.

LUMAJANG - Jadi anggota polisi lalulintas yang jujur, nampaknya harus memiliki bekal sabar yang tidak ada habisnya. Seperti yang dialami oleh Ipda Maryanto.

Perwira polisi yang menjabat sebagai Kepala Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan dan Patroli (Kanit Turjawali) Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Lumajang tersebut, diamuk pengguna jalan saat akan melakukan penegakkan aturan berlalulintas.

Bahkan, pengendara sepeda motor yang diketahui bernama Heru tersebut, nekad menantang sang perwira polisi untuk berkelahi di tengah jalan. Gara-garanya, sang bapak tersebut tidak memiliki STNK.



Kejadian lucu dan memalukan bagi pengguna kendaraan bermotor tersebut, terjadi di jalur lintas timur, Kabupaten Lumajang, Sabtu (12/1/2019) siang, sekitar pukul 11.24 WIB.

Saat itu, satlantas Polres Lumajang, bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lumajang, menggelar operasi rutin di jalan lintas timur Kabupaten Lumajang.

Dari kejauhan terlihat seorang pengendara yang ragu-ragu melewati barisan petugas. Pengendara sepeda motor tersebut, tidak mau berhenti sewaktu diberhentikan petugas di titik pelaksanaan operasi.

Saat berhasil dihentikan, pria paruh baya warga Jalan Ciliwung, Kabupaten Lumajang tersebut, didatangi anggota Satlantas Polres Lumajang, Brigadir Achmad fendik, dan Kanit Turjawali Satlantas Polres Lumajang, Ipda Maryanto.

Petugas bermaksut menanyakan kelengkapan surat-surat berkendara. Tetapi, Heru langsung marah-marah ketika ditanya kelengkapan surat-surat berkendaraan. Dia mengajak berkelahi petugas di tengah jalan, karena tidak mau diperiksa.

"Mending berkelahi dari pada menyerahkan kendaraan saya," ujar Heru penuh nada emosi, sambil menunjuk-nunjuk petugas yang memeriksanya.

Beruntung, Ipda Maryanto termasuk petugas Satlantas yang memiliki kesabaran tidak ada habisnya. Dia begitu sabar menanggapi teriakan, dan amukan sang bapak yang sedang diperiksanya.

"Tidak pak. Saya tidak mengajak berkelahi. Saya cuma melaksanakan tugas pak. Kalau memang sepedanya tidak mau ditahan, bapak bisa telfon saudara bapak untuk mengantarkan STNK. Kendaraan bapak kami tahan sementara. Bapak juga tidak memiliki SIM sebagai prosedur berkendara," ujarnya dengan sabar dan sopan.

Dia mengaku, tetap menilang pelanggar lalulintas yang sudah marah-marah tersebut, karena melanggar pasal 281 tidak bisa mununjukan SIM, dan pasal 288 ayat 1 tidak bisa menunjukan STNK.

"Tetap saya tilang dulu bapak, kalau tidak kami tilang dan sepeda tidak kami amankan, sebagai petugas kami juga salah. Kalau ada STNK-nya silahka sepeda bisa diambil lagi," tambah Maryanto.
 
Setelah kurang lebih 30 menit, datang saudara pemilik sepeda motor tersebut dengan membawa STNK untuk menukar barang bukti yang disita, setelah melalui proses sidang di tempat.

Menanggapi beredarnya video anggotanya yang dengan sabar meladeni emosi pelanggar lalulintas tersebut, Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal Sahban mengaku sangat mengapresiasi langkah sabar yang diambil petugas.

"Saya mengapresiasi anggota saya setinggi-tingginya, karena tetap berfikir jernih dan bersabar saat situasi sedang memanas seperti itu, dan tetap mengedepankan senyum sapa salam, serta tetap bersikap humanis meski menghadapi pelanggar yang marah-marah," tegasnya.



(eyt)

loading...