alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Luper, Belajar Matematika Jadi Lebih Mudah dan Menyenangkan

Ali Masduki
Luper, Belajar Matematika Jadi Lebih Mudah dan Menyenangkan
Empat mahasiswi prodi Matematika Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, menyelesaikan pembuatan telur perkalian (Luper). Foto/SINDONews/Ali Masduki

SURABAYA - Matematika bagi sebagian anak dan orang dewasa dianggap pelajaran susah, dan membosankan. Namun bagaimana jika belajar matematika itu sambil bermain?

Nah, untuk mengatasi kebosanan, kini sudah ada media pembelajaran matematika yang menyenangkan dan tidak membosankan, yaitu Luper karya mahasiswi Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya.

Luper atau telur perkalian ini diciptakan oleh empat mahasiswi program studi (Prodi) Matematika, yakni Salsabila Faidah Wardhani, Andriani, Andista, dan Hani.



Mereka merangkai barang bekas dari limbah plastik botol bekas, dan pipa yang didesain menarik. Bentuknya menyerupai ayam sedang bertelur dalam jumlah banyak.

Luper, Belajar Matematika Jadi Lebih Mudah dan Menyenangkan

"Ini sebagai media pembelajaran matematika yang menyenangkan untuk siswa sekoah dasar," kata Salsabila di UM Surabaya.

Mahasiswi cantik ini memaparkan, cara memainkan Luper sangatlah mudah. Awalnya cukup mencari titik temu jumlah angka perkalian yang dipilih, kemudian memencet salah satu ayam.

Setelah ayam dipencet, telur akan jatuh dan memuat angka perkalian dan penjumlahan. Angka yang ditelur itulah jawaban benar atau tidaknya jumlah perkalian yang dipilih.

"Dengan media ini siswa tidak hanya sekedar menghafal hasil penjumlahan dan perkalian saja, tapi akan lebih senang belajar matematika," tutur Salsabila.

Luper, Belajar Matematika Jadi Lebih Mudah dan Menyenangkan

Dosen pembimbing Luper, Ahmad Hidayatullah menjelaskan, media pembelajaran matematika dari limbah ini nantinya akan diabdikan pada warga pesisir pantai Kenjeran, Kota Surabaya.

Hadirnya Luper diharapkan mampu membantu masyarakat yang kurang mampu dalam belajar matematika dengan mudah.

"Keterbatasan ekonomi itu tidak mematahkan semangat kita untuk terus mengabdi dan berinovasi," tandasnya.



(eyt)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif