alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

2 Korban Penyekapan Pengamen, Diduga Alami Kekerasan Seksual

Solichan Arif
2 Korban Penyekapan Pengamen, Diduga Alami Kekerasan Seksual
Korban penyekapan pengamen di Blitar, diduga mengalami kekerasan seksual. Foto/Ilustrasi

BLITAR - Polres Blitar terus mendalami kasus penyekapan lima pelajar SMP, oleh tiga orang pengamen. Informasinya, selain disekap, ponsel milik korban juga dirampas.

Sementara, dua korban yang merupakan pelajar perempuan, diduga juga mengalami kekerasan seksual.

"Saat ini kedua pelaku masih terus diperiksa untuk didalami perannya," ujar Kasubag Humas Polres Blitar, Iptu M. Burhanuddin kepada wartawan Senin (11/2/2019). Peristiwa kejahatan itu terjadi pada Kamis malam (7/2/2019).



Kedua pelaku diringkus di perempatan lampu merah arah markas Yonif 511 Blitar. Keduanya ditangkap setelah salah seorang korban berhasil kabur, dan lapor ke kepolisian.

(Baca juga: Lima Pelajar SMP Blitar Disekap Pengamen Jalanan)

Informasi yang dihimpun Sindonews, dua korban (perempuan), yang disekap terpisah dengan tiga korban lainnya (laki laki), diduga juga dilecehkan secara seksual. Kedua bocah di bawah umur itu diduga telah diperkosa.

Menurut Burhanuddin, untuk sementara kedua pelaku, yakni M. Suprastuawan (20) warga Kesamben, Kabupaten Blitar, dan M. Candra Farisky (19) warga Sananwetan, Kota Blitar, hanya mengaku telah menyekap dan merampas ponsel milik korban.

"Sementara keduanya mengakui telah menyekap dan merampas handphone, "terang Burhanuddin. Untuk satu pelaku yang berhasil kabur, yakni Bagus polisi telah mengantongi alamat tinggalnya. Polisi masih melakukan pengejaran.

Seperti diberitakan, peristiwa biadab itu terjadi saat kelima korban kehabisan bensin di depan SPBU jalan Kalimantan, Kelurahan/Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.

Kelima korban yang diancam bunuh jika berani melawan, digiring ke Desa Papungan, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar. Di komplek pasar Papungan, kelima korban disekap secara terpisah.

Handphone milik korban juga dirampas. Dalam penyekapan salah satu korban berhasil meloloskan diri. Saat polisi menggerebek lokasi, keempat korban masih dalam keadaan tersekap.

Ketiga pelaku tidak berada di tempat. Dua di antaranya kemudian ditangkap. Sedangkan satu pelaku masih dalam pengejaran.



(eyt)

loading...