alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ahmad Dhani Menulis Surat, Sebut Penahananya Tidak Lazim

Lukman Hakim
Ahmad Dhani Menulis Surat, Sebut Penahananya Tidak Lazim
Terdakwa kasus ujaran kebencian Ahmad Dhani Prasetyo, saat menjalani sidang perdana kasus pencemaran nama baik, di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Jawa Timur, Kamis (07/2/2019). Foto/SINDOnews/Ali Masduki

SURABAYA - Setelah 4 hari menghuni Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Surabaya di Medaeng, Kabupaten Sidoarjo, beredar surat protes Ahmad Dhani atas penahanan yang dialaminya.

Surat itu berisi pendapat musisi tersebut atas status hukum yang disandangnya. Bunyi surat itu sebagai berikut :

Kasus PENAHANAN Ahmad Dhani



Surat kepada seluruh media nasional

Selama 14 hari ini telah terjadi salah persepsi soal pemberitaan Ahmad Dhani di Penjara.

Perlu saya luruskan kembali,

Bahwa saya, Ahmad Dhani tidak dipenjara karena menjalani VONIS 1,5 TAHUN.

Saya, Ahmad Dhani Ter PENJARA karena PENETAPAN PENGADILAN TINGGI YANG MENETAPKAN SAYA DI PENJARA 30 HARI.

Tolong ini di GARIS BAWAHI.

Kami melakukan upaya BANDING atas VONIS PENGADILAN NEGERI, maka seharusnya nya saya tidak di tahan seperti LAZIM nya.

Contoh nya dalam Kasus Buni Yani yang di eksekusi di tingkat KASASI .

Jadi tolong media tanyakan kepada PENGADILAN TINGGI,

Kenapa saya di tahan selama 30 hari ?

Kenapa harus 30 hari ?

Kenapa yang lain nya ketika Banding tidak di tahan , kok saya di tahan 30 hari?

Lalu di hari yang sama keluar KETETAPAN BARU yaitu

AHMAD DHANI DI PINDAH KE RUTAN MEDAENG HINGGA PERSIDANGAN SELESEI.

Menurut saya ini adalah KETETAPAN YANG TIDAK LAZIM

karena saya bukan

PEMBUNUH

PERAMPOK

TERORIS

KORUPTOR

demikianlah surat ini saya buat semoga ada PEMBERITAAN YANG JERNIH

Terima kasih

Ahmad Dhani

Rutan Medaeng Surabaya

Beredarnya surat tersebut dibenarkan oleh kuasa hukumnya, Indra Wansyah. Indra mengaku surat tersebut ditujukan kepada awak media untuk meluruskan isi pemberitaan yang belakangan ini beredar.

Untuk itu, dia meminta untuk semua pihak bisa terbuka dalam melihat dan menilai kasus yang menjerat suami dari Mulan Jameela tersebut.

"Legal standing jadi penahanan ini berdasarkan apa. Putusannya masih banding jadi secara tidak langsung putusan di PN Jaksel tersebut gugur," katanya, Senin (11/2/2019).

Diketahui, majelis hakim PN Jakarta Selatan menjatuhkan vonis satu tahun enam bulan penjara terhadap Ahmad Dhani.

Pentolan grup band Dewa 19 itu dianggap terbukti melakukan ujaran kebencian. Usai menjatuhkan vonis, majelis hakim mengeluarkan penetapan agar Dhani ditahan di Lapas Cipinang.

Penahanan Ahmad Dhani kemudian di pindah ke Rutan Medaeng guna mempermudah proses sidang di Surabaya yang juga perkara ujaran kebencian. Di Medaeng, status Dhani sebagai tahanan titipan. Dia bakal berada disana hingga persidangan selesai.

Diketahui, Ahmad Dhani Prasetyo oleh Polda Jatim ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus pencemaran nama baik pada Kamis (18/10/2018).

Penetapan tersangka ini dilakukan setelah suami Mulan Jameela itu dilaporkan Koalisi Bela NKRI ke Polda Jatim lantaran diduga mengucapkan ujaran kebencian.

Dugaan tersebut lantaran menyebut kelompok penolak deklarasi #2019 Ganti Presiden di Surabaya dengan kata-kata "Idiot".  

Kata-kata idiot, diduga diucapkan Ahmad Dhani saat nge-vlog di lobi Hotel Majapahit Surabaya pada Minggu (26/8/2018) lalu.  

Saat itu, musikus yang terjun ke dunia politik ini tertahan di hotel karena massa penolak deklarasi #2019 Ganti Presiden menggelar aksi penghadangan di depan hotel.

Akibatnya, Dhani tidak bisa bergabung dengan massa deklarasi #2019 Ganti Presiden di Tugu Pahlawan.



(eyt)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif