alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Lanud Iswahjudi Diserang Pendukung Capres, PHH Bertindak Tegas

Yuswantoro
Lanud Iswahjudi Diserang Pendukung Capres, PHH Bertindak Tegas
Pasukan Huru Hara (PHH) Lanud Iswahjudi menghalau massa anarkis yang akan masuk ke dalam Lanud Iswahjudi. Foto/Ist.

MADIUN - Seorang anggota panitia pemungutan suara, bertindak tidak adil di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dia memihak salah satu pasangan calon presiden (Capres).

Massa yang tidak puas dengan tindakan panitia pemungutan suara tersebut, melakukan aksi protes disertai tindakan anarkitis karena sudah tersulut emosinya.

Merasa terdesak oleh massa yang tidak puas dan bertindak anarkitis, anggota panitia pemungutan suara tersebut lari menyelematkan diri, lalu masuk ke Lanud Iswahjudi.



Massa nekad mengejar anggota panitia pemungutan suara tersebut. Bahkan, mereka menggelar aksi mimbar bebas di pintu masuk Lanud Iswajudi, menuntut penyerahan oknum panitia pemungutan suara yang lari ke dalam pangkalan.

Mereka mulai bertindak anarkistis, dan ingin main hakim sendiri terhadap oknum panitia tersebut. Massa berusaha menjebol pintu gerbang Lanud Iswahjudi.

Lanud Iswahjudi Diserang Pendukung Capres, PHH Bertindak Tegas

Tidak ingin kerusuhan meluas dan menimbulkan kekacauan, akhirnya pasukan anti huru hara (PHH) dikerahkan untuk mengendalikan masa. Massa berhasil yang beringas berhasil dikendalikan, dengan tindakan tegas.

Setelah kondisi terkendali, perwakilan masa diajak berdialog. Dan demi keselamatan nyawa anggota panitia pemungutan suara tersebut, serta penegakan hukum, akhirnya panitia pemungutan suara yang melakukan pelanggaran diserahkan ke penegak hukum.

Aksi kekerasan masa pendukung capres, dan upaya penindakan ini, merupakan bagian dari simulasi pengamanan Pemilu 2019 yang digelar Lanud Iswahjudi.

Latihan tersebut, diikuti oleh 563 prajurit TNI AU yang tergabung dalam pasukan Keamanan dan Pertahanan Pangkalan (Kamhanlan) Lanud Iswahjudi.

Menurut Kasikamhanlan Lanud Iswahjudi Letkol Pas. Wimbo Nugroho, tujuan melaksanakan latihan PHH ini sebagai langkah antisipasi dan kesiap sigaan terhadap segala bentuk kekacauan yang bisa terjadi setiap saat.

"Latihan ini, untuk melatih pasukan PHH Lanud Iswahjudi dalam mengatasi gejolak massa yang anarkis, sehingga para prajurit nantinya mampu mempersiapkan diri dan memberikan dukungan kepada Polri dalam mengantisipasi setiap gangguan dalam Pemilu 2019," ungkapnya.

Lanud Iswahjudi Diserang Pendukung Capres, PHH Bertindak Tegas

Wimbo yang menjadi koordinator latihan mengungkapkan, latihan pengamanan Pemilu 2019 dimulai tanggal 28 Januari 2019, dan akan berakhir tanggal 12 Pebruari 2019.

"Latihan diikuti oleh 563 prajurit TNI AU, terdiri dari jajaran Lanud Iswahjudi, dan Insub. Latihan akan ditutup oleh Komandan Wing 3 Lanud Iswahjudi, Kolonel Pnb. M. Satriyo Utomo, Rabu (12/2/2019) di lapangan Dirgantara," tambahnya.       

Sebelum melaksanakan simulasi penanggulangan kerusuhan, 563 prajurit TNI AU tersebut mendapat pembekalan dengan materi hak asasi manusia (HAM), komunikasi sosial, hukum humaniter, komunikasi massa, psikologi massa, dan netralitas TNI.

Pembekalan dimaksudkan agar peserta dapat mengerti, mengetahui, dan memahami tahapan tahapan Pemilu 2019, serta mempersiapkan diri dalam mengantisipasi setiap gangguan dalam Pemilu 2019.

Sehingga prajurit tidak ragu dalam bertindak di lapangan, dan tidak salah melakukan tindakan, serta memahami tindakan yang harus dilakukan agar tidak melanggar hukum dan HAM.



(eyt)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif