alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Siswa Kelas IX SMP PGRI Wringianom, Disanksi 1 Bulan Shalat Berjamaah

Ashadi Iksan
Siswa Kelas IX SMP PGRI Wringianom, Disanksi 1 Bulan Shalat Berjamaah
Kapolres Gresik AKBP Wahyu S. Bintoro memberikan apresiasi kepada Nur Khalim. Foto/SINDOnews/Ashadi Iksan

GRESIK - Paska viral aksi kekerasan siswa terhadap gurunya. Proses belajar mengajar di SMP PGRI Wringinanom, Kabupaten Gresik, berjalan normal seperti hari biasa.

Siswa kelas IX yang sempat bolos pelajaran IPS. Kini mengikuti try out di sekolah lain selama empat hari. Sehingga, ruangan kelas IX tersebut kondisinya kosong.

Sementara, AA yang meruoakan warga Wringinanom, izin tidak masuk sekolah. Pihak sekolah belum tahu sampai kapan AA tidak masuk sekolah, dan mengikuti ujian bersama teman-temannya.



"Hari ini ada ujian try out. Tapi dia (AA) tidak masuk sekolah. Sudah izin tadi," kata Kepala Sekolah SMP PGRI Wringinanom, M. Rusdi, (12/2/2019).

Terkait kasus kekerasan yang videonya sempat viral, saat ini sudah selesai ditingkat mediasi. Siswa AA sudah meminta maaf dengan mencium kaki guru IPS Nur Khalim, yang sempat diserangnya.

Nur Khalim, yang merupakan warga Pasinan, Lemah Putih, Wringinanom tersebut, juga sudah memberikan maaf dan tidak memperkarakan kasus kekerasan yang menimpanya.

Namun, sekolah juga mempunyai aturan untuk memberikan sanksi kepada murid yang melakukan kesalahan.

Apalagi, hampir semua siswa Kelas IX membolos saat pelajaran IPS. Mereka bersama-sama di warung kopi dekat sekolah.

Karena itu, semua siswa Kelas IX mendapat hukuman sholat berjamaah selama satu bulan. Sanksi tersebut, juga diberlakukan kepada AA.

"Kami berikan sanksi yang mendidik. Yaitu mengikuti shalat berjamaah selama satu bulan. Yang bersangkutan harus berada di barisan paling depan. Atau belakangnya imam," ujar Rusdi.

Sementara itu, Nur Khalim mendapat banyak apresiasi. Karena caranya menghadapi kekerasan dari siswanya tersebut patut menjadi teladan. Kesabarannya patut dicontoh guru yang lain.

Lelaki 30 tahun itu, mendapat penghargaan langsung dari Kapolres Gresik AKBP Wahyu S. Bintoro. Orang nomor satu di Polres Gresik tersebut, memberikan penghargaan sebagai bentuk dedikasi Nur Kalim sebagai guru penyabar.

"Saya tidak mau membahas ini lagi (kasus kekerasan). Saya ikhlas dan sudah selesai," kata Khalim singkat.

Menurutnya, semua siswa yang dibimbing sudah dianggap sebagai anaknya sendiri. Oleh karena itu, saat ditantang oleh muridnya dirinya hanya diam saja.



(eyt)

KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif