alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Demokrat: Kami Sarankan Agum Tinggalkan Wantimpres jika Bicara Politik

Rico Afrido Simanjuntak
Demokrat: Kami Sarankan Agum Tinggalkan Wantimpres jika Bicara Politik
Anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferdinand Hutahaean. Foto/SINDOnews/Rico Afrido S

JAKARTA - Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyarankan Agum Gumelar mundur lebih dahulu dari jabatan Dewan Pertimbangan Presiden jika ingin berbicara politik.

Pernyataan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Agum Gumelar yang menyinggung sikap politik Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Pilpres 2019 dan kabar pemecatan Prabowo Subianto dari dinas kemiliteran dianggap tidak elok. (Baca juga: Partai Demokrat: Agum Gumelar Seperti Kacang Lupa Kulit)

"Sebaiknya Pak Agum Gumelar kalau mau bicara tentang politik, mundur dulu lah dari Wantimpres, baru bicara tentang politik. Karena Wantimpres ini kan tidak selayaknya begini," ujar Ferdinand Hutahaean kepada SINDOnews, Rabu (13/3/2019).



Lagipula, menurut dia, apa yang disampaikan Agum Gumelar itu sudah basi alias usang. Kemudian, menurut dia, Wantimpres tidak patut berbicara tentang politik.

Dia mengatakan, Wantimpres harus diisi oleh orang-orang yang bijak, atau orang-orang yang memberi masukan kepada presiden. "Bukan mengotori politik dengan membicarakan sesuatu yang sudah basi," papar Ferdinand yang juga sebagai salah satu juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno itu. (Baca juga: Fahri Hamzah: Agum Gumelar Keluarkan Jurus Terpepet)

Diketahui, pernyataan Agum Gumelar itu terungkap dalam sebuah diskusi yang direkam dan diunggah oleh Ulin Ni'am Yusron di akun Facebooknya, baru-baru ini. Awalnya, Agum Gumelar mempertanyakan sikap Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mendukung Pasangan Prabowo-Sandiaga.

Sebab, kata Agum, SBY termasuk Anggota Dewan Kehormatan Perwira (DKP) yang menandatangani surat rekomendasi pemecatan Prabowo dari dinas kemiliteran.



(vhs)

loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif