alexametrics
more
TOPIK TERPOPULER

Ada Baliho Bergambar Eri Cahyadi, Legislator: Nah Terbukti!

Ali Masduki
Ada Baliho Bergambar Eri Cahyadi, Legislator: Nah Terbukti!
Satpol PP Kota Surabaya, mencopot baliho bergambar Kepala Bappeko Surabaya, Eri Cahyadi didampingi Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, Rabu (13/11/2019). Foto/Ist.

SURABAYA - Baliho bergambar Kepala Bada Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya, Eri Cahyadi didampingi Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, ramai diperbincangkaan.

(Baca juga: 2 Begal Bertekuk Lutut di Tangan Tim Cobra Polres Lumajang)

Namun, hanya berselang beberapa jam keberadaannya ditertibkan. Lantaran menjadi heboh di sosial media. Kontan hal tersebut direspons oleh jajaran legislator DPRD Kota Surabaya.



Partai-partai seperti PKB, Golkar, dan Nasdem memberikan kritik tegas. Ketua Fraksi Golkar, Arif Fathoni misalnya. Ia berpendapat jika menurutnya ada yang salah apabila baliho ini dipasang sendiri oleh pihak Pemkot Surabaya.

"Jika ini dipasang oleh Pemkot guna sosialisasi program meskipun sah tapi tidak elok dan tidak patut. Mestinya foto Wali Kota dengan Wakil Wali Kota atau paling jelek bertiga antara Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekkota," ujarnya.

Ia pun lebih lanjut mengungkapkan jika hal ini bisa dibilang merupakan kekhawatiran jajaran DPRD Kota Surabaya, yang kini terwujud. "Apa yang dikhawatirkan sebagian fraksi dalam pandangan umum dan akhir paripurna kemarin berpotensi terjadi, jika melihat foto tersebut di atas," kata Toni.

Senada, anggota komisi A DPRD Kota Surabaya, Imam Syafii menanggapi pemasangan baliho tersebut merupakan fakta yang terungkap. Terlebih, secara tidak langsung interupsi yang pernah dilayangkan Imam dan Arif Fathoni dari Fraksi Golkar bukan fitnah. "Gitu kok pakai mbantah," kata Imam.

Respons serupa juga disampaikan oleh anggota Fraksi PKB, Mahfudz. Ia mendukung apa yang disampaikan oleh Imam Syafii. "Inilah yang kami maksud, jangan sampai APBD dibuat pencitraan oleh calon wali kota," katanya.

Meski bersifat baliho program sosialisasi Smart City, namun Ia melihat hal tersebut sebuah pembuktian bentuk dugaan kampanye terselubung. "Sudah terbukti kan. Mereka memanfaatkan APBD untuk kepentingan pribadi dan politik. Sungguh tidak beretika," tegas dia.

Untuk diketahui, dari informasi yang diterima, baliho itu terpasang di tiga titik. Kelurahan Lidah Kulon, Kelurahan Lidah Wetan, dan Kelurahan Bangkingan.

Di baliho yang ada, nampak foto Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini berdampingan dengan Kepala Bappeko Surabaya,  Eri Cahyadi. Di ujung atas, nampak logo Pemkot Surabaya berdampingan dengan tiga logo lain.

Pada bagian bawah baliho, terdapat tulisan 'Surabaya Smart City 2019'. Sedangkan di bagian tengah baliho, dengan ukuran yang lumayan besar, terdapat tulisan 'KAMPUNG BERDAYA, WARGA BERJAYA'.

Dikonfirmasi, Kasatpol PP Kota Surabaya, Irvan Widyanto mengaku tidak tahu menahu siapa pemasang baliho itu. "Dini hari tadi pukul 02.00 WIB. Tidak diketahui (siapa pemasangnya)," ujar Irvan.



(eyt)

loading...